8 Anggota Geng Motor di Kota Jambi Jadi DPO, Lima Masih Status Pelajar

Unit Reskrim Polsek Telanaipura Kota Jambi terus memburu 8 orang yang diduga kelompok geng motor atas kasus pencurian, Sabtu (21/8).

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/aryo tondang
Dua pelajar komplotan geng motor di Kota Jambi dibekuk Polsek Telanaipura. 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Unit Reskrim Polsek Telanaipura, Kota Jambi menetapkan 8 orang yang diduga kelompok geng motor masuk dalam daftar pencarian orang (DPO).

Diketahui 8 orang tersebut diduga terlibat aksi pencurian di kawasan Telanaipura, Sabtu (21/8/2021) dini hari.

Diketahui dari 8 orang DPO tersebut, lima di antaranya merupakan pelajar.

Kapolsek Telanaipura, AKP Yumika Putra mengungkapkan, saat ini pihaknya tengah mengantongi data 5 orang  DPO tersebut, yakni, D, Y, G, A, O, sementara tiga DPO lainnya, masih dalam pencarian data identitas.

"Ya kita tetapkan 8 orang sebagai DPO, dan sedang dalam penyelidikan," kata Yumika, Kamis (26/8/2021) sore.

Mereka ditetapkan sebagai DPO, usai dua orang lainnya berinisial, yakini PA (17) pelajar perempuan dan TA (15) pelajar laki-laki, berhasil diringkus pihak kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, pihak Kepolisian berhasil mengungkap aksi kejahatan yang diduga dilakukan kelompok geng motor. Aksi kelompok tersebut kerap meresahkan masyarakat di Kota Jambi.

Yumika mengungkapkan, saat ini pihaknya telah menahan dan menetapkan 2 orang pelajar sebagai tersangka.

Kedunya diduga terlibat kasus penyerangan di duga geng motor tersebut, yakni, seorang pelajar laki-laki berinisial TA (15) dan seorang pelajar perempuan berinisial PA (17).

Dari keterangan kedua pelaku, diketahui, selain melakukan serangan membabibuta, serta membuat onar di sejumlah tempat, para komplotan pelajar itu juga kerap melakukan aksi pencurian.

Tidak hanya itu, meski masih berstatus pelajar, pelaku ini tidak segan-segan melukai korbannya menggunakan senjata tajam.

Kata Yumika, kedua tersangka diamankan, setelah melakukan pencurian satu unit Handphone beberapa waktu lalu di wilayah, Telanaipura.

Saat itu, TA yang merupakan pelaku utama membacok korban menggunakan senjata tajam jenis samurai, hingga mengalami luka bacok di bagian pinggang, kaki kanan dan kiri serta bagian kepala.

"Mereka kita tangkap atas kasus pencurian dengan pemberatan, dan indikasi kita, mereka bagian dari geng motor," kata Yumika, Rabu (25/8/3021) sore.

Baca juga: Dua Pelajar Komplotan Geng Motor di Kota Jambi Ini Juga Lakukan Pencurian dan Pembacokan

Baca juga: Update Covid-19 Kota Jambi, 133 Orang Sembuh dan 7 Orang Meninggal Dunia

Baca juga: Wali Kota Jambi Syariaf Fasha Tinggalkan Catatan Ini Setelah Tinjau Proyek PUPR

Hasil pemeriksaan, kedua pelaku mengaku menggunakan hasil pencurian tersebut untuk bersenang-senang dengan kelompoknya.

"Pengakuan sementara, ini kali kedua mereka beraksi," bilang Yunika.

Saat ini, tersangka TA telah diamankan di Polsek Telanaipura, sementara tersangka pelajar perempuan berinisial PA, ditahan oleh Unit PPA Polresta Jambi.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan pasal 365 KUHPidana  atau 170 KUHPidana.

Sumber: Tribun Jambi
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved