Breaking News:

Sempat Belajar Daring, Kini Sekolah di 6 Kecamatan di Bungo Boleh Tatap Muka

Beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Bungo yang sebelumnya dilakukan online, kini mulai lakukan pembelajaran tatap muka.

Penulis: Muzakkir | Editor: Teguh Suprayitno
TRIBUNJAMBI/RIFANI HALIM
Ilustrasi sekolah tatap muka di Kabupaten Bungo. 

Laporan Wartawan Tribunjambi Muzakkir

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO -- Setelah beberapa minggu ditetapkan sebagai daerah zona merah, beberapa sekolah di wilayah Kabupaten Bungo mulai lakukan pembelajaran tatap muka.

Ketua harian tim gugus tugas Covid-19 Kabupaten Bungo Tobroni ketika dikonfirmasi menyebut, jika sebelumnya memang ada enam kecamatan di Kabupaten Bungo masuk zona merah. Dan semua aktivitas sekolah di kecamatan tersebut dilakukan secara Daring.

Namun demikian, sejak seminggu belakangan ini, semua aktivitas sekolah di sana sudah tatap muka dengan sistem shift.

"Alhamdulillah sekarang sudah tatap muka. Tapi sistem shift dan dilakukan dengan menetapkan protokol kesehatan," kata Tobroni.

Dikatakan dia, sistem pembelajaran atau jam-jam pelajaran diatur oleh dinas pendidikan. Mereka hanya mengatur kuota saja dimana untuk satu kali pertemuan, maksimal dilakukan sebanyak 25 persen.

"Kalau untuk mekanisme di lapangan langsung tanya dinas pendidikan. Yang jelas sekali pertemuan maksimal 25 persen," imbuhnya.

Kata Tobroni, saat ini kasus penularan Covid-19 di Kabupaten Bungo sudah mulai menurun. Namun demikian Kabupaten Bungo masih menyandang status zona oranye. 

Sebelumnya, ada enam kecamatan di Kabupaten Bungo ditetapkan sebagai zona merah yakni Kecamatan Rimbo Tengah, Bungo Dani, Bathin III, Pasar Muara Bungo, Pelepat dan Pelepat Ilir. (*)

Baca juga: Nadiem Makarim Izinkan Sekolah Belajar Tatap Muka Asal Syarat Ini Dipenuhi

Baca juga: Hasil Survei Lembaga Indikator Terbaru: PDIP Teratas, PPP, PAN dan Nasdem Terancam

Baca juga: Sampai Jakarta, Youtuber Muhammad Kece Langsung Ditahan di Rutan Bareskrim

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved