Breaking News:

Berita Batanghari

Waka I DPRD Batanghari M Jaafar Sebut Infrastruktur Jalan Pemicu Warga Kesulitan Bawa Hasil Panen

Terlebih lebih lagi kata dia hampir dua tahun ini tidak ada pembangunan infrastruktur terutama jalan karena anggaran Pemerintah dialihkan untuk penang

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
M Jaafar selaku Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Batanghari. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Wakil Ketua I DPRD, M Jaafar mengatakan kondisi jalan di Kabupaten Batanghari baik itu jalan produksi dan jalan kabupaten sebagai legislatif ia menilai sampai saat ini kondisinya sangat memprihatinkan.

Terlebih lebih lagi kata dia hampir dua tahun ini tidak ada pembangunan infrastruktur terutama jalan karena anggaran Pemerintah dialihkan untuk penanganan Covid-19.

"Mayoritas masyarakat di Kabupaten Batanghari adalah berpenghasilan dari hasil karet dan kelapa sawit. Memang kita sangat mendukung program dari pemerintah. Seyognya tahun-tahun ke depan jalan kabupaten yang menghubungkan ruas antar desa-desa kita minta untuk cepat diperbaiki, sehingga masyarakat membawa hasil dari pertanian dan perkebunan menjadi lancar," kata M Jaafar selaku Wakil Ketua I DPRD kepada Tribunjambo.com Senin (23/8/2021).

Ia mengatakan infrastruktur jalan yang rusak dampak yang muncul sangat luar biasa seperti yang dirasakan masyarakat trans.

Apalagi saat ini musim penghujan sehingga ongkos yang dikeluarkan dari petani itu lebih besar, kemudian kelapa sawit dalam musim hujan banyak brondol sehingga hasil produksi menurun.

“Kita berharap perusahaan di Batanghari turut serta memperbaiki jalan-jalan yang rusak agar mobilitas petani ke kebun untuk membawa hasil menjadi lancar ke pabrik itu,” ujarnya.

Memang ada perusahaan yang juga ikut membantu memperbaiki jalan tapi hanya sekedar meratakan permukaan tanah. Tetapi ketika kondisi hujan kembali menjadi rusak. Jadi dirinya berharap untuk jalan di Batanghari ditingkatkan kembali dari pemerintah daerah.

“Kalau kita berhitung waktu tentu harus berpatokan dengan anggaran, saya rasa dengan ruas jalan yang rusak saat ini seperti Bajubang, daerah Bungku, Maro Sebo Ulu daerah Simpang Sungai Ruan ke Rantau Gedang, wilayah Mersam dari Trans Simpang Rantau Gedang keluar Simpang Sengkati. Kalau dananya terbatas dalam satu dua tahun juga tidak bisa melaksanakan memperbaiki ruas jalan yang rusak itu. Tapi kalau dengan anggaran yang besar saya rasa bisa selesai satu atau dua tahun,” ucapnya.

Secara hak budgeting di DPRD kata Wakil Ketua DPRD itu siap mendukung program dari pemerintah apalagi baru-baru ini pemerintah telah mengajukan pinjaman untuk pembangunan infrasturktur.

“Kami di DPRD dan seluruh anggota DPRD dan fraksi mendukung atas rencana pemerintah daerah melakukan pinjaman daerah itu tapi dengan syarat memang digunakan untuk kepentingan masyarakat umum,” pungkasnya.

Baca juga: Kedahsyatan Sholat Tahajud - Penghapus Dosa, Pengabul Keinginan, Penolak Penyakit

Baca juga: NASIB Real Madrid Usai Ditahan Imbang Levante, Pelatih Real Madrid Kecewa Timnya Buang 2 Poin

Baca juga: Link Nonton Nevertheless Sub Indo Episode Terakhir: Akhir Kisah Na Bi dan Jae Eon

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved