Walikota Jambi Minta Lurah dan Camat Sedikit Paksa Masyarakat Tempati Rumah Isolasi dari Pemerintah
Ia menegaskan pada lurah agar mengajak warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan selama ini melakukan Isoman di rumah masing-masing.
Penulis: Rara Khushshoh Azzahro | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Syarif Fasha, Wali Kota Jambi sebut akan minta lurah dan camat sedikit paksa masyarakat untuk tempati rumah isolasi.
Ia menegaskan pada lurah agar mengajak warga yang terkonfirmasi positif Covid-19, dan selama ini melakukan Isoman di rumah masing-masing.
Saat ini, rumah isolasi yang disediakan pemerintah ada 500 tempat tidur dalam keadaan kosong, Selasa (17/8/2021).
"Kami meminta lurah dan camat sedikit memaksa bagi masyarakat untuk isolasi di rumah isolasi yang disediakan pemerintah," kata dia.
Tempat isolasi tersebut gratis, tidak dipungut biaya apapun. Dijemput, dan pulangnya kami antar.
"Kenapa banyak sekali kematian-kematian di Kota Jambi ini? Karena terlambat membawa ke rumah sakit," jelasnya.
Lalu ada pasien yang gejala klinisnya parah kemudian dibawa ke IGD rumah sakit, sehingga meninggal di IGD.
"Kami menegaskan pada masyarakat, jangan memutuskan sendiri untuk," kata dia.
Tetapi keputusan ada di tangan tenaga kesehatan.
Jadi, ia meminta masyarakat yang terpapar Covid-19 untuk tidak takut.
Karena pengalaman sejauh ini, 10 hari isolasi semua berangsur menjadi negatif Covid-19 semua.
Dan ia tidak akan memperbolehkan lagi masyarakat untuk isolasi mandiri, tanpa petunjuk tenaga kesehatan.
Baca juga: Berawal dari Senang Memasak, Veranita Roses Sukanti Membuka Warung Ayam Geprek Mak Gembul
Baca juga: Jadwal Liga Italia Pekan Pertama AC Milan vs Genoa, Head to Head dan Prediksi Pemain
Baca juga: Penampilan Memukau Iriana Jokowi Pakai Kain Songket Saat Upacara HUT ke-76 RI Jadi Sorotan