Breaking News:

Karakter Dibentuk dari Pengalaman

Pengalaman merupakan guru yang berharga dalam kehidupan, pengalaman juga membentuk karakter seseorang untuk dapat memandang dunia lebih bijak.

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/ade
Hervando Putra. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Pengalaman merupakan guru yang berharga dalam kehidupan, pengalaman juga membentuk karakter seseorang untuk dapat memandang dunia lebih bijak.

Memandang segala sesuatu dari sudut pandang lebih luas, baik dalam hal baik maupun memandang permasalahan dalam hidup.

Menurut Hervando Putra yang akrab di sapa Vando sebagai Marketing komunikasi di Hotel Odua Weston Jambi, pengalaman membentuk karakter seseorang untuk lebih dewasa.

Bekerja di perhotelan merupakan pengalaman pertamanya, bergabung pertama kali pada tahun 2019, meskipun begitu bagian marketing bukanlah hal pertama.

Meskipun begitu, saat bergabung pertama kali di hotel juga tetap merasa canggung, namun dengan cepat ia dapat beradaptasi.

Setelah dua Minggu bergabung ia mendapatkan pengalaman yang tidak terlupakan, dimana customer marah-matah, dibentak-bentak hingga menunjuk-nunjuknya di depan orang ramai, tepatnya di resto saat customer lain tengah sarapan.

"Saat itu saya dibentak-bentak, ditunjuk-tunjuk, dibilang tidak bisa kerja dan seluruh customer melihat ke arah kami, tapi tips dan trik yang saya punya ketika menghadapi situasi seperti itu, saya tidak harus melakukan pembelaan diri, saya hanya cukup mengucapkan, baik pak terima kasih dan mohon maaf pak, menghandle komplain cukup 3 kata itu," jelasnya.

Dengan tiga kata itu, yang awalnya nada pelanggan tersebut agak tinggi dan dijawab dengan 3 kata tersebut, nada customer tersebut mulai menurun.

"Dan tiga kata itu benar-benar manjur, dari banyak nya pengalaman yang telah saya lalui, di usia ke-27 ini, yang saya rasakan, saya lebih bisa luas memandang sesuatu, kita melihat sesuatu yang terjadi kita tidak hanya melihat dari satu sudut pandang sebagai staf yang di marah-marahin, tetapi juga melihat dari sudut pandang bapak tersebut yang tidak nyaman dengan pelayanan kami," tambahnya.

Baca juga: Tim Abdimas Universitas Jambi Ingin Pelajar Bijak Menggunakan Media Sosial

Baca juga: Ditlantas Polda Jambi Buka Pemutihan Pajak dan Balik Nama Kendaraan, Ini Jadwalnya

Selain itu pada masa pandemi covid-19 juga banyak memberikan pelajaran, dimana wabah pandemi covid-19 berdampak pada segala sektor, termasuk perhotelan

"Dimasa ini banyak momen yang membuat saya haru dan membuat mata terbuka, ketika di luar sana banyak yang lebih susah dari kita, disini kita teriak-teriak kesusahan karena kamar sepi, jadwal kerja dikurangin terus kita disini teriak-teriak, ternyata diluarsana banyak yang lebih susah dari pada kita," lanjutnya.

"Dimasa ini saya sadar bahwa ternyata hidup yang kita keluhkan adalah hidup yang orang lain impikan," jelasnya.

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved