Rabu, 22 April 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Renungan Kristen

Renungan Harian Kristen - Dalam Lindungan Sang Gembala Agung

Bacaan ayat: Mazmur 95:7 (TB) Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya

Editor: Suci Rahayu PK
ist
Ilustrasi Yesus 

Dalam Lindungan Sang Gembala Agung

Bacaan ayat: Mazmur 95:7 (TB) Sebab Dialah Allah kita, dan kitalah umat gembalaan-Nya dan kawanan domba tuntunan tangan-Nya. Pada hari ini, sekiranya kamu mendengar suara-Nya!

Oleh Pdt Feri Nugroho

Pdt Feri Nugroho
Pdt Feri Nugroho (Instagram @ferinugroho77)

Tidak bisa dihindari bahwa setiap kita bisa saja terlalu sibuk dengan diri sendiri.

Kesibukan tersebut terkait erat dengan pemenuhan kebutuhan hidup mendasar berupa pangan, papan dan sandang.

Kebutuhan tersebut harus dipenuhi agar dapat bertahan di tengah hiruk-pikuk dunia yang keras.

Seiring waktu, kebutuhan berubah menjadi identitas dan harga diri.

Bukan sekedar kenyang dari lapar, tetapi makanan yang berkualitas dan berkelas.

Bukan sekedar rumah untuk melindungi dari panas dan hujan, namun dibuat semegah mungkin.

Bukan lagi sekedar kain penutup tubuh, namun menjadi lambang prestasi dan prestice ketika berdampingan dengan orang lain.

Setiap hari disibukkan dengan perubahan makna terhadap segala hal yang dimiliki.

Apa yang berharga dan indah hari ini menjadi terlihat usang esok hari.

Dan hari berikutnya kembali sibuk memenuhi standar baru yang terus berubah dari waktu ke waktu.

Baca juga: Renungan Kristen - Kasih Tuhan yang Melintasi Ruang dan Waktu

Akibatnya kita tidak sempat berfikir dari mana kita berasal, apa makna kehidupan yang sedang dijalani, bagaimana menjalani kehidupan agar sungguh-sungguh berkualitas dan menjadi abai kemana pada akhirnya kita sedang menuju dan berakhir.

Coba hening sejenak, untuk sekedar mencatat: dari mulai membuka mata di pagi hari hingga menutup kembali mata dimalam hari, apakah fokus utama dua belas jam lepas yang telah kita lewati; dari jam demi jam, menit demi menit, bahkan detik demi detik?

Halaman 1/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved