Sakit Hati Dimaki dan Tak Dipinjami Uang, RN Bunuh Satu Keluarga di Kebun Sawit
Berniat pinjam uang, seorang pria berinisial RN (27) malah diteriaki dan dimaki. RN dendam dan merencanakan aksi pembunuhan.
Saat tiba di rumah mantri, pintunya dalam keadaan tertutup. Kemudian RN minta diantar ke rumah adik iparnya. Dalam perjalanan di lahan sawit blok 4 ZZAB.
"Pelaku mengeluarkan parang dan menghabisi kedua korban Sugiyono dan sdri. Afsya dengan cara dibacok. Kemudian RN menggunakan sepeda motor korban untuk menjemput Turyati dan membohongi korban bahwa cucunya Afsya menangis dan minta dijemput."
"Kemudian RN membawa Turyati berkeliling terlebih dahulu dan membawa ke blok 4 ZZAB dan menghabisi nyawa Turyati dengan parangnya," beber Kasat Reskrim.
Setelah melakukan pembunuhan, RN mengembalikan sepeda motor ke rumah korban.
Dalam perjalanan RN membuang parangnya di semak-semak.
Sesampainya di rumah korban RN memarkirkan sepeda motor di depan pintu masuk samping dan menyimpan kunci motor di belakang pintu masuk samping.
Baca juga: YouTuber Jambi Bob Bee Builder Ikut Tren Ikoy-ikoyan yang Dipopulerkan Influencer Arief Muhammad
"Pelaku beristirahat sambil melihat situasi sekitar rumah agar benar-benar aman untuk pulang. Kemudian pulang dengan berjalan kaki," ungkap Hoerrudin.
Pelaku pembunuhan terhadap Turyati, Sugiyono dan Asfyia tersebut langsung dibawa ke Mapolres Sintang, untuk diperiksa lebih lanjut.
Jasad satu keluarga terdiri dari suami istri dan cucunya ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di kebun sawit di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian.
Pada ketiga jasad korban terdapat luka bekas hantaman benda tajam.
Jasad ketiganya ditemukan terpisah. Jasad Turyati ditemukan pertama kali pleh warga pada Rabu sore.
Sementara jasad suami dan cucunya baru ditemukan warga keesokan harinya pada Kamis pagi kemarin.
Padahal, jarak lokasi temuan mayat itu kurang dari 100 meter.
(TribunPontianak.co.id/Agus Pujianto)
Sumber: TribunPontianak