Sakit Hati Dimaki dan Tak Dipinjami Uang, RN Bunuh Satu Keluarga di Kebun Sawit

Berniat pinjam uang, seorang pria berinisial RN (27) malah diteriaki dan dimaki. RN dendam dan merencanakan aksi pembunuhan.

Editor: Suci Rahayu PK
Polres Pontianak
Kakek, nenek dan cucu ditemukan meninggal tidak wajar di kebum sawit, Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian, Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat (Kalbar) pada hari yang berbeda, Rabu 4 Agustus dan Kamis 5 Agustus 2021. 

TRIBUNJAMBI.COM - Berniat pinjam uang, seorang pria berinisial RN (27) malah diteriaki dan dimaki.

RN dendam dan merencanakan aksi pembunuhan.

RN dendam dan habisi pasangan suami istri dan cucunya.

Pelaku pembunuhan terhadap warga Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat terungkap.

Satreskrim Polres Sintang dalam 2x24 jam membekuk RN pada Kamis (5/8/2021) sekitar pukul 22.00 WIB.

Pria berusia 27 tahun itu diamankan di rumahnya, Dusun Laman Natai, Desa Solam Raya.

Baca juga: VIDEO: Heboh, Bantuan Beras Bansos Mirip Gumpalan Batu di Pandeglang

Baca juga: Ini Dia Keunggulan Anti Lock Braking Sistem pada Sepeda Motor Honda

"Pelaku kita amankan kemarin malam. Pelaku sudah mengakui memang melakukan itu (pembunuhan)," kata Kasat Reskrim Polres Sintang, AKP Hoerrudin, Jumat 6 Agustus 2021.

Kronologi Pembunuhan

Peristiwa tragis itu terjadi bermula saat pelaku RN berniat meminjam sejumlah uang kepada Turyati senilai Rp 5 juta rupiah pada hari Senin, 2 Agustus 2021.

Saat itu, jawaban Turyati menyakiti hati pelaku.

"Pelaku merasa sakit hati dan dendam dengan perkataan korban. Saat pelaku meminjam uang, korban mengatakan, 'Kau ini bah orang miskin, nanti balikin gimana, tanah tidak punya. Punya uang kalau lele laku'," kata Hoerruding menirukan ucapak pelaku.

Akhirnya pelaku dendam dan timbul niat untuk membunuh.

Pada hari Selasa, 2 Agustus 2021, sekitar pukul 18.30 wib, Sugiyono bersama cucunya Afsya mendatangi rumah RN untuk mengajak pergi ke sintang dan akan membantu niat RN untuk meminjam uang 5 juta kepada Turyati, istrinya.

RN kemudian meminjam uang 200 ribu untuk berobat sekaligus minta tolong di antarkan ke rumah mantri.

"Sebelum berangkat pelaku sempat mengambil parang miliknya dan diselipkan dalam celana tanpa sepengetahuan Sugiyono," ujar Kasatreskrim.

Saat tiba di rumah mantri, pintunya dalam keadaan tertutup. Kemudian RN minta diantar ke rumah adik iparnya. Dalam perjalanan di lahan sawit blok 4 ZZAB.

"Pelaku mengeluarkan parang dan menghabisi kedua korban Sugiyono dan sdri. Afsya dengan cara dibacok. Kemudian RN menggunakan sepeda motor korban untuk menjemput Turyati dan membohongi korban bahwa cucunya Afsya menangis dan minta dijemput."

"Kemudian RN membawa Turyati berkeliling terlebih dahulu dan membawa ke blok 4 ZZAB dan menghabisi nyawa Turyati dengan parangnya," beber Kasat Reskrim.

Setelah melakukan pembunuhan, RN mengembalikan sepeda motor ke rumah korban.

Dalam perjalanan RN membuang parangnya di semak-semak.

Sesampainya di rumah korban RN memarkirkan sepeda motor di depan pintu masuk samping dan menyimpan kunci motor di belakang pintu masuk samping.

Baca juga: YouTuber Jambi Bob Bee Builder Ikut Tren Ikoy-ikoyan yang Dipopulerkan Influencer Arief Muhammad

"Pelaku beristirahat sambil melihat situasi sekitar rumah agar benar-benar aman untuk pulang. Kemudian pulang dengan berjalan kaki," ungkap Hoerrudin.

Pelaku pembunuhan terhadap Turyati, Sugiyono dan Asfyia tersebut langsung dibawa ke Mapolres Sintang, untuk diperiksa lebih lanjut.

Jasad satu keluarga terdiri dari suami istri dan cucunya ditemukan tewas mengenaskan bersimbah darah di kebun sawit di Desa Solam Raya, Kecamatan Sungai Tebelian.

Pada ketiga jasad korban terdapat luka bekas hantaman benda tajam.

Jasad ketiganya ditemukan terpisah. Jasad Turyati ditemukan pertama kali pleh warga pada Rabu sore.

Sementara jasad suami dan cucunya baru ditemukan warga keesokan harinya pada Kamis pagi kemarin.

Padahal, jarak lokasi temuan mayat itu kurang dari 100 meter.

(TribunPontianak.co.id/Agus Pujianto)

Sumber: TribunPontianak

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved