Breaking News:

Vaksin Covid di Sarolangun

Vaksinasi Massal di Sarolangun, Petugas Berulangkali Imbau Masyarakat Jaga Jarak Jangan Berkerumun

Berita Sarolangun - Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengelar vaksinasi massal di lapangan Laman Besamo, Jumat (23/7/2021).

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rahimin
tribunjambi/rifani halim
Masyarakat mengikuti vaksinasi massal di lapangan Laman Besamo, Jumat (23/7/2021). 

Vaksinasi Massal di Sarolangun, Petugas Berulangkali Imbau Masyarakat Jaga Jarak Jangan Berkerumun

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Pemerintah Kabupaten Sarolangun mengelar vaksinasi massal di lapangan Laman Besamo, Jumat (23/7/2021).

Dari pantauan Tribun Jambi, vaksinasi massal itu ramai dikunjungi masyarakat hingga menyebabkan kerumunan.

Ada 10 tim Satgas Covid-19 Sarolangun yang diturunkan untuk melakukan pengamanan, namun keterbatasan personil satgas membuat kerumunan tak dapat dihindarkan. 

Petugas berulangkali mengimbau masyarakat untuk dapat melonggarkan barisan tumpukan.

Kondisi cuaca panas di lapangan membuat masyarakat yang ingin divaksin tak dapat menjaga jarak, sebab masyarakat mencari lokasi teduh agar tak kepanasan.

Menurut Sekda Sarolangun Endang Abdul Naser, masyarakat Sarolangun sangat antusias dengan adanya vaksin Covid-19 ini.

"Dari jam 7.30 WIB masyarakat sudah hadir dilokasi vaksin, mudahan ini dapat berjalan lancar," katanya.

Pihaknya menargetkan hingga Agustus 2021 ini akan melaksanakan vaksin hingga 100.000 orang.

"Vaksin yang tersedia saat ini ada sekitar 50. 000, vaksin di pemerintah provinsi tersedia, kapan daerah membutuhkan tinggal minta. Tinggal lagi kesiapan kita dengan masyarakat," katanya.

Sementara itu, kata sekda, Bupati Sarolangun Cek Endra mengintruksikan puskemas tetap melakukan vaksin kepada warga, begitu pula dengan mobil ambulance tetap harus standby.

"Data Covid-19 secara keseluruhan 666, sedangkan yang sembuh 499 dan yang di rawat di RSUD Chatib Quzwein Sarolangun 12 orang, sisinya Isoman. Yang meninggal dunia ada 5 orang," pungkasnya.(tribun jambi/rifani halim)

Wali Kota Sungai Penuh Ahmadi ZUbir Minta SKPD Punya Target Kinerja 5 Tahun ke Depan 

Cerita di Balik Penjemputan Nek Minah Usia 80 Tahun Penjual Penganan Dorong yang Belum Vaksin Kedua

Tak Terima Istri Dimakamkan dengan Prokes Karena Covid-19, Pria di Boyolali Ngamuk dan Ancam Nakes

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved