Breaking News:

Berita Muarojambi

Diduga Tercampur Sampah Medis, Tumpukan di Belakang RSUD Ahmad Ripin Berhari-hari Belum Diangkut

Berita Muarojambi-Sampah rumah tangga di Tempat Pembuangan Semetara (TPS) yang berada di belakang RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muarojambi

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Nani Rachmaini
(tribun jambi.com/ Hasbi Sabirin)
Sampah rumah tangga di Tempat Pembuangan Semetara (TPS) yang berada di belakang RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muarojambi sudah menumpuk. 

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI-Sampah rumah tangga di Tempat Pembuangan Semetara (TPS) yang berada di belakang RSUD Ahmad Ripin Kabupaten Muarojambi sudah menumpuk.

Dari pantauan di lapangan, terlihat tumpukan sampah itu tidak hanya bekas pelastik makanan dan minum, namun ada juga beberapa tumpukan sampah bekas medis dari RSUD Ahmad Ripin.

Seperti kardus kotak obat, bekas penutup wajah faceshild, masker, sarung tangan serta pembungkus APD.

Dan diperkirakan tumpukan sampah itu sudah tercampur berhari-hari belum diangkut ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) oleh pihak Dinas Perkim Kabupaten Muarojambi.

Menanggapi hal itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Muarojambi Safrinal saat dikonfirmasi mengakui tidak hanya di TPS RSUD Ahmad Ripin yang belum mereka angkut ke TPA dan ada juga di bebarapa tempat yang masih menumpuk.

Karena kapasitas armada angkutan sampahnya terbatas, sehingga belum maksimal dalam pengangkutan sampah yang berada di semua wilayah Kabupaten Muarojambi ke TPA.

"Iya begitu lah kondisi yang ada, karena kita masih terkendala minimnya armada angkut sampah, Alhamdulillah tahun ini DPRD komitmen akan tambah satu armada,"kata Safrinal Jumat (23/7)21).

Ia menjelaskan dari tujuh unit armada pengangkut sampah yang beroperasi dimiliki nya hanya tiga unit yang masih stabil dan fit.

Mereka menilai Muarojambi memiliki wilayah yang sangat luas, setidaknya satu Kecamatan memiliki dua unit truk pengangkut sampah, dan seminimnya satu Kecamatan satu truk.

Kemudian ia juga menanggapi soal sampah yang berada di belakang RSUD Ahmad Ripin kenapa belum diangkut, selain kendala armada petugasnya juga merasa takut dan was-was.

"Kita juga harus selektif, karena di TPS itu masih ditemukan beberapa bekas sampah medis yang di buang oleh pihak RSUD disana, seharusnya sampah medis dihancurkan menggunakan mesin generator bukan di buang disana,"ungkapnya.

Sementara direktur RSUD Ahmad Ripin Agus Subekti saat dikonfirmasi menyampaikan tidak ada sampah medis yang ditumpuk di belakang RS, karena RS sudah bekerjasama dengan pihak ketiga khusus pengolah sampah medis.

"Insyaallah tidak ada, sudah saya suruh cek sama bagian kesling RS ke tempat sampah yang dimaksud, setelah dicek ternyata itu bukan sampah medis tapi kardus obat, kalau kardus obat ya bukan sampah medis,"ungkapnya

Kalaupun sampah medis pasti diangkut oleh pihak ketiga untuk diproses sebelum diangkut juga dipisahkan ditempat khusus yang terkunci rapat dan aman.

(tribunjambi.com/ Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved