Breaking News:

Peredaran Narkotika di Tanjab Timur

5 Daerah Ini Paling Rawan Peredaran Narkotika di Tanjung Jabung Timur

Lima daerah di wilayah Tanjung Jabung Timur ini rawan peredaran narkotika. Sebelumnya hanya tiga wilayah.

Penulis: Abdullah Usman | Editor: Teguh Suprayitno
tribunjambi/abdullah usman
Pelaku penyalahgunaan yang diamankan pihak Satresnarkoba Polres Tanjab Timur. Satresnarkoba Polres Tanjab Timur berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkotika sebanyak 35 kasus. 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARA SABAK - Lima daerah di wilayah Tanjung Jabung Timur ini rawan peredaran narkotika.

Dari hasil pengungkapan penyalahgunaan narkotika di Tanjung Jabung Timur, sebelumnya hanya tiga kecamatan yang masuk kategori paling tinggi resiko atau rawan peredaran narkoba.

Namun saat ini bertambah dua kecamatan lagi, sehingga jumlah wilayah kecamatan yang rawan penyalahgunaan narkotika di Tanjung Jabung Timur menjadi lima kecamatan.

Kasat Narkoba Polres Tanjab Timur Iptu Ojak P Sitanggang mengatakan, hasil pengungkapan kasus penyalahgunaan narkoba hingga pertengahan 2021 ini terjadi peningkatan jumlah wilayah kecamatan yang memiliki zona waspada ataupun kerawanan penyalahgunaan narkoba.

Berdasarkan target awal pemetaan wilayah rawan narkoba yang akan menjadi titik fokus pihak kepolisian dalam memberantas narkoba.

Namun kenyataannya diluar dugaan. Di mana, dari tiga Kecamatan awal yakni Nipah Panjang, Mendahara dan Muara Sabak Timur yang jadi fokus perhatian, saat ini bertambah 2 kecamatan lagi yang masuk kategori tinggi penyalahgunaan narkotika.

Baca juga: 15 Ribuan Warga Muarojambi Dapat Bantuan KPM Dari Pemerintah Pusat, Besok Akan Disalurkan

Baca juga: Diskon Listrik PLN 50 Persen Diperpanjang Sampai Desember 2021, Begini Cara Dapatkannya

Baca juga: VIRAL Pengakuan Pria Tertular Covid-19 saat Hendak Vaksin, Sempat Pegang Pena Perawat dan Kucek Mata

"Dua Kecamatan tersebut yakni Kecamatan Muara Sabak Barat dan Kecamatan Geragai. Artinya, untuk saat ini terdapat 5 kecamatan dalam Tanjab Timur yang memiliki tingkat penyalahgunaan narkotika yang cukup tinggi dari kecamatan lainnya," ujarnya.

Menurutnya, masing-masing Kecamatan tersebut memiliki jumlah kasus penyalahgunaan narkotika yang bervariasi selama 6 bulan terakhir.

Diantaranya tertinggi Muara Sabak Timur dengan 8 kasus, Mendahara dan Geragai 6 kasus, dan Muara Sabak Barat dan Nipah Panjang masing masing 5 kasus.

Guna mendukung pemberantasan narkotika di wilayah Tanjab Timur, pihaknya berharap peran serta masyarakat untuk dapat berpartisipasi dalam menyampaikan informasi terkait temuan peredaran narkotika di lapangan, agar tak segan maupun takut untuk melaporkan ke pihak kepolisian. (tribunjambi/abdullah usman)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved