Breaking News:

PPKM Darurat

PPKM Darurat Diperpanjang Sampai 26 Juli, Pengamat Pasar Keuangan Sebut Rupiah akan Makin Lemah

Pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan bahwa perpanjangan PPKM Darurat bisa memicu kekhawatiran pasar dan pelemahan nilai tukar rupiah.

Editor: Rohmayana
Kompas
Nilai tukar rupiah terhadap dolar 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemerintah resmi memperpanjang PPKM Darurat hingga 26 Juli 2021.

Masyarakat terutama pedagang dan pengusaha mengeluh karena jam dagang mereka dibatasi dan ada juga yang dilarang berdagang.

Bahkan pengamat pasar keuangan, Ariston Tjendra mengatakan bahwa perpanjangan PPKM Darurat bisa memicu kekhawatiran pasar dan mendorong pelemahan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS).

Bahkan dia memperkirakan nilai tukar mata uang Garuda bisa anjlok hingga melebihi level psikologis Rp 14.500 per dolar AS.

"Mungkin rupiah bisa bergerak di kisaran Rp 14.450 hingga Rp 14.600 pekan ini.

Namun, bila beberapa hari sesudahnya terlihat penurunan kasus, kekhawatiran akan mereda," ujarnya melalui pesan singkat kepada Tribunnews, Selasa (20/7/2021).

Sementara itu, Ariston menjelaskan, optimisme mulai adanya penguatan tergantung dari hasil PPKM darurat 5 hari ke depan.

"Saya malah was-was PPKM bisa diperpanjang lagi kalau hasilnya tidak sesuai harapan," katanya.

Baca juga: Rizky Billar Buka-bukaan Sempat Remehkan Lesti Kejora, Namun Kini Akui Klepek-klepek ke Sang Biduan

Sedangkan, kalau PPKM memang dilaksanakan secara ketat dan prokes dijalankan oleh masyarakat dengan baik, hasilnya tentu dinilai akan bagus.

Ariston menambahkan, vaksinasi yang gencar juga membantu menurunkan penularan dan mencegah rumah sakit penuh karena vaksin mencegah pemburukan kondisi orang yang terkena virus.

Halaman
123
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved