Breaking News:

Jadwal Penerbangan

Hanya Citilink Memiliki Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Saat Idul Adha

Berita Kota Jambi - Tepat di Hari Raya Idul Adha, Bandara Sultan Thaha Jambi tetap memiliki jadwal penerbangan dengan tujuan Jakarta.

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Rahimin
tribunjambi/yon rinaldi
Suasana di pintu keberangkatan Bandara Sultan Thaha Jambi. Hanya Citilink Memiliki Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Saat Idul Adha 

Hanya Citilink Memiliki Jadwal Penerbangan di Bandara Sultan Thaha Jambi Saat Idul Adha

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Tepat di Hari Raya Idul Adha, Bandara Sultan Thaha Jambi tetap memiliki jadwal penerbangan dengan tujuan Jakarta.

Maskapai plat merah Citilink satu-satunya maskapai yang memiliki jadwal penerbangan di hari raya umat islam kali ini.

Citilink terdaftar memiliki dua jadwal penerbangan yaitu pagi dan siang hari.

Citilink dengan nomor penerbangan QG 966 tujuan Jakarta-Jambi, terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 07.45 WIB dan QG 967 dengan tujuan Jambi–Jakarta terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 09.35 WIB.

Sedangkan untuk penerbangan siang hari, Citilink dengan nomor penerbangan QG 964 tujuan Jakarta – Jambi terjadwal terbang pada pukul 11.00 WIB dan Tujuan Jambi-Jakarta dengan nomor penerbangan QG 965 terjadwal melakukan penerbangan pada pukul 12.45 WIB.

EGM Bandara Sultan Thaha, PT Angkasa Pura II (Persero) Agoes Soepriyanto mengatakan, jadwal penerbangan bisa saja mengalami perubahan tergantung situasi dan kondisi.

“Mudah-mudahan besok tidak ada perubahan,” ujarnya, Selasa (20/7/2021).

Tribunner yang ingin melakukan perjalanan udara harus memperhatikan aturan baru yang tertuang dalam Surat Edaran No 15 Tahun 2021.

Surat edaran ini mengatur kegiatan bepergian keluar daerah. dimana untuk sementara dibatasi hanya untuk pekerja sektor esensial dan kritikal serta perorangan dengan keperluan mendesak.

Seperti pasien sakit keras, ibu hamil dengan jumlah pendamping maksimal satu orang, kepentingan bersalin dengan jumlah pendamping maksimal dua orang, dan pengantar jenazah non COVID-19 dengan jumlah maksimal lima orang.

Pelaku perjalanan yang dikecualikan ini wajib menunjukkan STRP atau Surat Tanda Registrasi Pekerja yang dapat diakses pekerja dari pimpinan di instansi pekerjaan dan untuk masyarakat dari pemerintah daerah setempat.

Untuk perjalanan antardaerah, ketentuan dokumen hasil negatif COVID-19 masih sama yaitu wajib PCR maksimal 2x24 jam untuk moda transportasi udara dan PCR/Rapid Antigen maksimal 2 x 24 jam untuk moda transportasi lainnya kecuali di wilayah Aglomerasi.

Selain itu ketentuan dokumen tambahan khusus perjalanan dari dan untuk ke Pulau Jawa Bali wajib menunjukkan sertifikat vaksin dosis pertama pun masih berlaku kecuali untuk kendaran logistik dan pelaku perjalanan dengan kategori mendesak.

Sementara itu anak atau orang dengan usia di bawah 18 tahun diminta untuk tidak melakukan perjalanan lebih dahulu. (Tribunjambi.com/M Yon Rinaldi)

Masih Pandemi Covid-19, Bandara Sultan Thaha Jambi Tidak Adakan Salat Idul Adha

Hari Raya Idul Adha, Tiga Warga Binaan Lapas Perempuan Kelas IIB Jambi Terima SK Asimilasi di Rumah

Petugas Lapas Muara Bulian Geledah Kamar Hunian Warga Binaan, Cari Telepon Seluler Hingga Narkoba

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved