Senin, 11 Mei 2026
Kota Jambi Bahagia
Kota Jambi Bahagia

Sebelum Ditemukan Meninggal Dunia, Kakek Berusia 72 Tahun Mengaku Kena Santet

Kapolsek Kebakkramat, Iptu Moko, menjelaskan bahwa saat jasad ditemukan, warga sempat mengira bahwa itu adalah kotoran atau bangkai.

Tayang:
Editor: Muuhammad Ferry Fadly
net
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Jasad kakek berusia 72 tahun ditemukan berada di tumpukan sampah yang menghampar di aliran Sungai Bengawan Solo, Dusun Bison, Kelurahan Karangturi, Kecamatan Gondangrejo, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah.

Korban sempat mengeluh kena santet Sebelum ditemukan tewas.

Setelah itu, Ia pergi meninggalkan rumah dengan mengendarai sepeda motor, Minggu (11/7/2021).

Jasad korban kemudian ditemukan pertama kali oleh seorang petani pada Kamis (15/7/2021).

Baca juga: Tim Gabungan Polda Jambi Berhasil Tutup Seribu Sumur Minyak Ilegal, Terbanyak di Wilayah Bajubang

Baca juga: One Piece 1019 - Franky Mengalahkan Sasaki, Mode Hibrid Yamato yang Berarung dengan Kaido

Baca juga: Pria Tua di Malaysia Ini Didakwa Merudapaksa PRT Asal Indonesia Berstatus TKW Ilegal

Temuan tersebut kemudian ditindaklanjuti oleh Polsek Kebakkramat.

Kapolsek Kebakkramat, Iptu Moko, menjelaskan bahwa saat jasad ditemukan, warga sempat mengira bahwa itu adalah kotoran atau bangkai.

Pasalnya berada di tumpukan sampah yang menghampar di aliran.

"Warga kala itu sempat mencium aroma yang sangat menyengat dan busuk, lalu dicarilah sumber aroma itu dan ditemukan jasad tersebut," katanya kepada TribunSolo.com.

Dari hasil olah TKP, Moko mengungkapkan bahwa jenazah bernama SG (72) seorang warga Kelurahan Baluwarti, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo.

"Dari korban kami temukan kartu identitas, seperti KTP, SIM, hingga STNK," katanya.

Dari kesaksian pihak keluarga, korban telah meninggalkan rumah sejak Minggu (11/7/2021).

"Korban meninggalkan rumah dengan membawa motor Astrea Grand."

"Sebelum meninggal korban juga sempat mengeluhkan pusing, bahkan sempat bercerita sedang terkena santet."

"Namun itu masih sebatas dugaan karena belum bisa dibuktikan," jelasnya.

Bila merujuk dari keterangan keluarga lanjut dia. korban mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh diri.

"Saat ini kami akan menindaklanjuti keterangan keluarga tersebut dan saat ini jasad masih disimpan di ruang jenazah Rumah Sakit Dr Moewardi," imbuhnya.

Berita Terkait Lainnya

Sumber : TRIBUNSOLO

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved