Breaking News:

Berita Muarojambi

Diduga Tercemar Limbah Perusahaan, Air Sungai Desa Tanjung Lebar Muarojambi Akan Diuji Laboratorium

Pihak Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi sudah mengambil sampel dari air sungai kandang yang berada di Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan

Penulis: Hasbi Sabirin | Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi.com/Hasbi Sabirin
Pihak Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi sudah mengambil sampel dari air sungai kandang yang berada di Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi yang berwarna hitam pekat. 

Laporan Wartawan Tribun Jambi, Hasbi Sabirin

TRIBUNJAMBI.COM, SENGETI - Pihak Dinas Lingkungan Hidup Muarojambi sudah mengambil sampel dari air sungai kandang yang berada di Desa Tanjung Lebar, Kecamatan Bahar Selatan, Kabupaten Muarojambi yang berwarna hitam pekat.

Hal ini pun dibenarkan oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Muarojambi M. Syafi'i ketika dikonfirmasi Tribunjambi.com via telepon pada Jum'at (16/7/21).

Mendapatkan laporan dari warga Desa Tanjung Lebar, air sungainya mendadak menjadi berwarna hitam pekat yang diduga tercemar limbah perusahaan kelapa sawit. Sampel pun telah diambil untuk di uji ke laboratorium DLH Kabupaten Muarojambi.

Baca juga: Boba Prince, Cafe dan Resto yang Jadi Rujukan Ibu-ibu Sosialita Arisan Untuk Kongkow

Baca juga: Bacaan Sholawat untuk Nabi Muhammad SAW dan Keluarganya, Sekaligus Manfaat Membacanya

Baca juga: Anggota Paskhas TNI Angkatan Udara Diserang Sekelompok Orang di Dogiyai

"Iya hari ini kami sudah turun ke lapangan, tinjau kondisi air sungai nya apakah tercemar atau tidak, terhadap air itu juga sudah kita ambil sampelnya untuk di uji ke laboratarium,"kata Syafi'i.

Jika hasil airnya positif tercemari oleh limbah perusahaan, mereka pun akan berkoordinasi dengan DLH Provinsi Jambi untuk mediasi dengan pihak perusahaan tersebut.

"Karena lokus dan dampaknya ada pada wilayah kita Muarojambi makanya kita yang melakukan pengambilan sampel untuk diuji, dalam pengujian sampel akan keluar selama 14 hari ke depan,"tutupnya.

Baca juga: Pemkab Batanghari Keluarkan Surat Edaran Bersama Pelaksanaan Salat Idul Adha, Masih Melihat Zona

Baca juga: Lembaga Kursus Tata Rias Pengantin Bik Cik, Hadir Sejak 1970 Kini Tinggal Mencari Amal

Baca juga: Bos Konter di Lampung Tewas Dibunuh Usai Berhubungan dengan Pasangan Sesama Jenis

(Tribunjambi.com/Hasbi Sabirin)

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved