Breaking News:

UMKM Jambi

Meski Pandemi, Ismed Devi Sukses Mengembangkan Budidaya Madu Mandiri di Halaman Rumahnya

Di halaman rumah Ismed banyak terdapat beberapa kotak yang di taruh di beberapa tiang rumah. Sebagian lagi di taruhnya di halaman depan rumahnya terse

tribunjambi/yon
Ismed Devi Warga Kerinci Ciptakan Ketahanan Pangan dengan Budidaya Madu Mandiri di Halaman Rumahnya 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI – Pandemi Corona yang melanda dunia satu tahun belakang ini memaksa banyak masyarakat untuk hidup cerdas dan memanfaatkan lingkungan untuk memberikan penghasilan tambahan.

Satu diantaranya dengan budidaya madu di pekarangan rumah. hal ini sukses dilakukan oleh Ismed Devi warga pulau tengah di Kabupaten Kerinci.

Di halaman rumah Ismed banyak terdapat beberapa kotak yang di taruh di beberapa tiang rumah. Sebagian lagi di taruhnya di halaman depan rumahnya tersebut.

Ismed mengaku total ada 35 lima kotak madu yang ada di halaman rumahnya.

“Lima Jenis H Itama dan 30 Laeviceps,” ujarnya beberapa waktu yang lalu.

Dua jenis manu ini termasuk dalam kategori madu Trigona atau bisa dikenal dengan madu kelulut.

Madu Trigona ini diproduksi oleh lebah yang yang tidak memiliki sengat sehingga aman bagi penghuni rumah.

Selain itu perlakuannya juga tidak terlalu sulit karena lebah akan mencari pakanya sendiri. Namun kita juga harus memperhitungkan berapa banyak ketersediaan pakan dengan jumlah koloni yang dimiliki.

Hal ini dialami oleh Ismed, dimana pada awal mengembangkan madu trigona ini dia memiliki 50 koloni lebih, namun karena tidak memperhitungkan ketersediaan pakan di sekitaran rumah banyak lebihnya yang pergi dan membuat koloni baru.

Ismed menyarankan untuk yang ingin budidaya madu kelulut ini agar memperhatikan dan mengembangkan ketersediaan pakan terlebih dahulu baru mengembangkan koloni.

Alasan lain pria asal kerinci ini mengembangkan budidaya madu trigona ini karena harga jualnya yang cukup tinggi. 120 ml bisa dihargai lebih dari Rp 100 ribu.

“Harga madu Trigona ini 3-4 kali lipat dari lebih biasa,” Ujarnya.

Selain itu lebah yang memproduksi madu Trigona ini merupakan endemik Jambi, sehingga bisa hidup dengan baik di seluruh alam Provinsi Jambi.

Ismed mengaku dia mendapatkan koloni madu Trigona ini justru dari Kota Jambi yang dia bawa ke Kabupaten kerinci.

Baca juga: Ismed Devi Warga Kerinci Ciptakan Ketahanan Pangan dengan Budidaya Madu Mandiri di Halaman Rumahnya

Baca juga: Manfaat Sirih Gading yang Dapat Meningkatkan Kadar Oksigen

Baca juga: Cara Membuat Daun Aglonema Mengkilap, Jemur Aglonema Hanya Saat Pagi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved