Soal Rencana PPKM Darurat Diperpanjang 6 Minggu Lagi

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kemungkinan akan diperpanjang hingga 6 minggu ke depan.

Editor: Teguh Suprayitno
Tribun Jateng/Hermawan Handaka
Sejumlah pusat perbelanjaan dan swalayan di Ciputra Mall dan Gelael Kota Semarang terlihat sepi pengunjung, Kamis (1/6/21). Pemerintah Kota Semarang akan memberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali per tanggal 3 Juli 2021 mendatang untuk menekan pertumbuhan Covid 19. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAKARTA - Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat kemungkinan akan diperpanjang hingga 6 minggu ke depan.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP) Muchamad Nabil Haroen mengatakan rencana perpanjangan PPKM Darurat hingga enam pekan ke depan sangat mungkin untuk dilakukan.

Namun demikian, Nabil mengatakan kebijakan tersebut harus tetap melihat kondisi riil di lapangan terlebih dahulu.

"Terkait rencana perpanjangan PPKM Darurat, sedang dikaji bersama dan sangat mungkin dilakukan. Rencana awal, PPKM darurat selesai pada 20 Juli 2021. Namun melihat kondisi saat ini, kebijakan PPKM rencananya akan diperpanjang 4-6 pekan," kata Nabil, ketika dihubungi Tribunnews.com, Rabu (14/7/2021).

"Jadi, memang kebijakan penanganan pandemi melihat dampak dan sekaligus kondisi riil yang ada untuk melakukan penyesuaian-penyesuaian," tambahnya.

Nabil mengatakan untuk mendukung penguatan fasilitas kesehatan, pemerintah telah melakukan berbagai langkah di antaranya dengan menggunakan Asrama Haji sebagai rumah sakit darurat Covid-19.

Nabil juga mengapresiasi langkah percepatan vaksinasi yang dilakukan pemerintah untuk membantu penanganan pandemi.

"Pemerintah juga mencari alternatif lain untuk penggunaan gedung-gedung publik sebagai sarana isolasi mandiri," katanya.

Sementara itu, terkait penindakan pedagang kecil dan pembatasan perjalanan pada PPKM Darurat, Nabil mengimbau agar prosedurnya dengan tetap menghargai kemanusiaan.

Dia meminta para petugas di lapangan hendaknya bersabar dan menggunakan pendekatan komunikasi yang baik.

"Upaya sewenang-wenang itu menyedihkan dan kontraproduktif. Di sisi lain, kami mendukung aparat keamanan yang terus aktif mensosialisasikan PPKM Darurat dan kebijakan teknis dalam penanganan pandemi ini. Semua pihak seyogyanya saling membantu, bersama-sama menangani pandemi ini," kata Nabil.

Baca juga: Fadli Zon dan Tokoh Papua Bereaksi Setelah Mensos Risma Marah dan Ancam ASN Gegara Tak Profesional

Baca juga: Penularan Covid-19 Sudah Luar Biasa, Wapres: Pemerintah Sekarang Pontang-Panting

Baca juga: Luhut Sebut Covid-19 Sudah Tekendali: Yang Bicara Tak Terkendali Datang ke Saya

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Wacana Perpanjang PPKM Darurat Selama 6 Pekan Harus Lihat Kondisi Riil di Lapangan.
Editor: Sanusi

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved