Breaking News:

Berita Batanghari

Dinas Pendidikan Batanghari Tunda PTM Ajaran Baru, Satgas Covid-19 Beri Sanksi Jika Melanggar

Hal ini berdasarkan dari surat edaran prihal kegiatan belajar mengajar secara daring dengan nomor 421/1420/DD/PDK/2021 ditanda tangani Kepala Dinas Pe

Penulis: A Musawira | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Wira
Kasi Kurikulum Disdik Batanghari, Irsil Syarif 

TRIBUNJAMBI.COM, MUARABULIAN - Dinas Pendidikan Batanghari kembali memutuskan untuk menunda pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa tahun ajaran baru yang dimulai pada Senin (12/7/2021) kemarin.

Hal ini berdasarkan dari surat edaran prihal kegiatan belajar mengajar secara daring dengan nomor 421/1420/DD/PDK/2021 ditanda tangani Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Agung Wihadi.

Kasi kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Irsil Syarif mengatakan bahwa intruksi ini berlaku sejak 12-24 Juli 2021 mendatang.

Tak hanya kegiatan belajar mengajar dilakukan secara daring, masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) juga dilaksanakan secara daring.

“Sudah kita sampaikan surat edaran ini kepada seluruh sekolah dalam Kabupaten Batanghari,” kata Irsil Syarif selaku Kasi kurikulum dan Penilaian Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Batanghari, Selasa (13/7/2021).

Lanjutnya kata dia hal ini bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19, tentunya semua unsur harus menaati keputusan ini. Jika status zona daerah sudah turun akan diinformasikan lebih lanjut dengan koordinasi bersama tim Satgas Covid-19.

“Belajar secara daring bukan berarti libur sekolah, tetapi belajar dari rumah dengan pengawasan orang tua. Bagi orang tua kita minta, untuk dapat memantau aktifitas anak-anak selama belajar dari rumah ini,” ujarnya.

Sementara itu, pada hari ini menyusul surat edaran dari Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari dengan nomor 360/30/SATGAS/2021 prihal teguran untuk Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kepalda SD, SMP, SMA dan seluruh pondok pesantren dalam Kabupaten Batanghari.

Surat tersebut ditandatangani oleh Kepala Sekretariat Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari, Muhammad Azan yang juga sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Batanghari.

“Kabupaten Batanghari pada saat ini dalam posisi zona merah, sehingga perlu pembatasan aktivitas kegiataan yang menimbulkan kerumunan termasuk sekolah-sekolah dan pondok pesantren,” tulis dalam surat edaran tersebut.

Diperingatkan kepada seluruh aktivitas sekolah se Kabupaten Batanghari dari SD, SMP dan SMA serta pondok pesantren untuk melaksanakan sekolah secara daring dengan waktu yang ditentukan oleh Satgas Covid-19 Kabupaten Batanghari.

“Apabila surat teguran ini tidak dilaksanakan akan diberi sanksi sebagaimana tertuang dalam KUHP dan perundang-undangan tentang pelanggaran protokol kesehatan,” katanya.

Tembusan surat edaran ini disampaikan kepada Bupati Batanghari, Wakil Bupati Batanghari, Kapolres Batanghari, Dandim 0415 Jambi, Kejari Batanghari, Sekretariat Daerah dan Arsip.

Baca juga: Warga Terobos Jalan Longsor di Muara Emat Kerinci, Tak Sabar Terjebak Macet

Baca juga: Harga Murah Rasa Berkelas, Mulai Rp 20 Ribu Bisa Nikmati Kelezatan Pizza Qta

Baca juga: Dampak Pandemi Omzet Turun Setengah Pizza Qta Tak Patah Semangat, Bakal Terus Berinovasi

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved