Saat Ditemukan, Kondisi Jasad Wanita yang Hangus Terbakar Masih Berasab

kejadian terjadi di sebuah kebun di kawasan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten, Sampai saat ini belum diketahui identitas dan penyebab tew

Editor: Muuhammad Ferry Fadly
net
ilustrasi 

TRIBUNJAMBI.COM - Penemuan mayat wanita dalam kondisi hangus terbakar terjadi di Kabupaten Tangerang.

kejadian terjadi di sebuah kebun di kawasan Suradita, Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten.

Sampai saat ini belum diketahui identitas dan penyebab tewasnya korban.

Diduga wanita malang ini korban pembunuhan.

Berikut Tribunnews.com rangkumkan fakta-faktanya:

Baca juga: Turun ke Lapangan Awasi PPDB, Ombidsman Dapat Temukan Ini dan Minta Perbaikan

Baca juga: Instruksi Wali Kota Jambi Terkait PPKM Mikro, Daftar Ulang Siswa Baru Dilakukan Offline

Baca juga: Pernikahan Dini di Kota Jambi Sedikit, Kemenag Sebut Harus Ada Putusan Pengadilan Agama

1. Kata polisi

Kapolsek Cisauk, AKP Chairul Rida, membenarkan penemuan ini.

Ia mengatakan, jasad wanita itu ditemukan pada Jumat (9/7/2021) pukul 06.00 WIB.

Si penggarap kebunlah yang pertama kami menemukan jasad tersebut, saat hendak bercocok tanam.

"Ditemukan jam enam pagi di kebun warga, tanah lapang, bukan perumahan."

"Jenis kelamin perempuan," ujar Chairul, Jumat, dikutip dari TribunJakarta.com.

2. Masih berasap saat ditemukan

Chairul menambahkan, saat ditemukan, korban masih dalam keadaan terbakar dan berasap.

Diduga, jasad tersebut dibakar sekitar subuh, beberapa jam sebelum ditemukan.

"Masih berasap, dibakar beberapa jam sebelum ditemukan," kata Chairul.

3. Korban autopsi

Chairul melanjutkan, jasad wanita malang itu tengah diautopsi untuk mengetahui identitas dan kondisi secara medisnya.

"Dibawa ke RS Kramat Jati, sedang diautopsi," imbuhnya dia.

4. Tiga saksi diperiksa

Sementara, Unit Reskrim Polsek Cisauk tengah menggelar penyelidikan.

Kanit Reskrim Polsek Cisauk, Iptu Margana, mengatakan sudah memeriksa tiga saksi.

"Sudah dapat tiga orang saksi," kata Margana.

Belum ada saksi yang bicara terkait kondisi malam hari.

Ini lantaran lokasi penemuan adalah kebun penuh semak belukar yang bahkan lampu penerangan saja tidak ada.

"Enggak ada, itu (lokasi) kan apa, semak belantara, boro-boro ada lampu," kata Margana, Jumat, dikutip dari TribunJakarta.com.

Berita Terkait Lainnya

Sumber : TRIBUNNEWS

Sumber: Tribunnews
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved