Kenali Bahaya Saturasi Oksigen Rendah yang Sering Terjadi saat Covid-19

Penting untuk mengenal apa itu saturasi oksigen yang sering terjadi saat pandemi Covid-19 saat ini.

Editor: Teguh Suprayitno
Ilustrasi sesak napas 

Kenali Bahaya Saturasi Oksigen Rendah yang Sering Terjadi saat Covid-19

TRIBUNJAMBI.COM-Kasus positif Covid-19 di Indonesia kini tengah meningkat drastris dalam sebulan terakhir.

Penting untuk mengenal apa itu saturasi oksigen yang sering terjadi saat pandemi Covid-19 saat ini.

Diketahui Covid-19 merupakan infeksi pada saluran pernapasan yang bisa memicu saturasi oksigen rendah.

Saturasi oksigen merupakan ukuran persentase oksihemoglobin atau hemoglobin yang terikat oksigen dalam darah.

Saturasi oksigen juga menjadi parameter penting untuk menentukan kandungan oksigen darah dan pengiriman oksigen.

Setiap molekul hemoglobin mengandung empat kelompok heme yang dapat dengan mudah mengikat molekul oksigen yang ada dalam darah.

Dengan kata lain, satu molekul hemoglobin dapat mengikat hingga empat molekul oksigen selama pengangkutan dalam darah.

Untuk orang dewasa, kisaran normal satuasi oksigen arteri (SaO2) adalah 95 – 100 persen.

Kurang dari 90 persen maka dianggap rendah dan membutuhkan tambahan oksigen eksternal.

Baca juga: Penting Buat Ibu Hamil, Begini Caranya Agar Tetap Sehat di Masa Pademi Covid-19

Bahaya saturasi oksigen rendah

Saturasi oksigen yang rendah bisa memicu hipoksemia, yaitu kondisi di mana tubuh tidak dapat mengirim oksigen ke semua sel, jaringan, dan organ.

Hal tersebut juga bisa memicu berbagai gejala berikut:

sesak napas
sakit kepala
kegelisahan
pusing
pernapasan cepat
nyeri dada
kebingungan
tekanan darah tinggi
Kurang koordinasi
gangguan penglihatan
perasaan euforia
detak jantung cepat.

Selain gejala di atas, hipoksemia juga bisa memicu stroke, trutama saat suplai oksifen ke otak berkurang.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved