Tak Main-main, Ini Pertanyaan yang Harus Dijawab Pendonor Plasma Konvalesen untuk Pasien Covid

Saat ini donor plasma konvalesen menjadi salah satu pilihan terapi untuk mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.

Editor: Teguh Suprayitno
Sumber: INSTAGRAM/ ANIES BASWEDAN
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan donorkan plasma konvalesen (14/1/2021) 

TRIBUNJAMBI.COM-Kasus positif Covid-19 di Indonesia meningkat tajam sebulan terakhir.

Saat ini donor plasma konvalesen menjadi salah satu pilihan terapi untuk mempercepat penyembuhan pasien Covid-19.

Namun sebelum menjadi pendonor, ada baiknya memperhatikan beberapa hal, salah satunya mengetahui pertanyaan-pertanyaan yang kerap ditanyakan pada calon pendonor.

Sebelumnya, kebutuhan donor konvalesen di Indonesia cukup besar, sementara persediaannya masih minim.

Hal ini seperti disampaikan Ketua Umum Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla. Ia juga mengajak para penyintas Covid-19 untuk menyumbangkan plasma konvalesen.

Kalla mengatakan, stok plasma konvalesen yang dimiliki PMI saat ini tinggal 109 kantong.

Sementara jumlah permintaan di masyarakat mencapai 3.000 kantong plasma.

"Plasma konvalesen ini sangat dibutuhkan yang sekarang waiting list sekarang minta 3.000 orang. Stok hari ini hanya 109," kata Kalla seperti dikutip dari Kompas.com, Jumat (2/7/2201).

Ia menyebut saat ini PMI mempunyai utang permintaan 3.000 kantong plastik.

Pihaknya terus berupaya untuk menambah stok kantong plasma konvalasen.

Mantan Wapres itu berharap para penyintas Covid-19 bisa secara sukarela menyumbang plasma konvalesen.

Baca juga: Reaksi DPP PAN Soal Usulan Pemerintah Bangun RS Khusus Pejabat: PAN Tak Pernah Bahas Itu

"PMI masih punya utang 3.000 permintaan. Kami memohon minta. Jadi bagi yang sembuh diminta kerelaannya menyumbang plasmanya untuk menolong orang lain," ujar Kalla.

Sementara itu, ada beberapa pertanyaan yang perlu dijawab secara opsional oleh pengisi formulir. Pertanyaan tersebut yakni:
- Apakah Anda sebelumnya pernah berdonor darah biasa?
- Apakah Anda sebelumnya pernah berdonor darah Apheresis?
- Apakah Anda memiliki penyakit penyerta/komorbid?
- Apakah Anda merasakan ada gejala klinis selama sakit Covid-19?

Baca juga: Setelah Jokowi, Kini Maruf Amin Dijuluki King of Silent, Begini Pembelaan Jubir Wapres

- Apakah Anda pernah memiliki riwayat transfusi darah dalam 6 bulan terakhir?
- Nama Rumah Sakit tempat Anda dirawat?
- Kapan tanggal pertama kali memiliki hasil swab PCR positif?
- Kapan Anda dinyatakan sembuh dari Covid-19?

Jusuf Kalla menambahkan bahwa para penyintas yang secara sukarela menyumbangkan plasmanya merupakan tindakan yang sangat mulia.

"Kalau sudah mengalami Covid-19 ini tentu sangat mulia menyumbangkan plasmanya. Karena dengan menyintas itu justru menyembuhkan orang lain," tandas pria yang pernah dua kali menjadi Wakil Presiden Republik Indonesia itu.

Berita ini telah tayang di Kompas.tv

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved