Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - 'Aku Menyebut Kamu Sahabat'
Bacaan ayat: Yohanes 15:15 (TB) Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut
Terjadi perubahan relasi, bahwa setiap orang percaya dinyatakan bukan lagi sebagai hamba, namun di eratkan hubungannya menjadi seorang sahabat.
Dalam hal apa relasi persahabatan ini terjadi?
Seorang hamba tidak tahu apa yang dikehendaki oleh tuannya.
Hamba pasif saja dalam melakukan kehendak tuannya. Ia tidak punya hak untuk protes atau sekedar berkeluh kesah.
Atau minta imbalan atas apa yang dikerjakannya.
Orang percaya disebut sebagai sahabat terkait dengan relasi yang lebih dekat dan akrab dengan Tuhan.
Sahabat dalam menata kehidupan, terlibat dalam prosesnya, dimungkinkan untuk mengetahui apa yang dikehendaki oleh Sahabatnya.
Sang Firman bukan lagi datang kepada para nabi secara khusus; Sang Firman Allah telah menjadi manusia, berbincang sebagai manusia, berbicara tentang apa yang dikehendaki Allah, memberitahu tentang karya-Nya dalam kehidupan sehingga manusia hidup dalam ketaatan.
Dalam konteks anak muda, sebagai Sahabat, Dia tahu setiap pergumulan, Dia mendengar rintihan dalam bentuk tetes air mata, Dia membuka telinga untuk mendengarkan curahan hati.
Dia adalah Sahabat Sejati. Dia setia dan dipastikan tidak akan pernah berkhianat.
Jika Yesus telah menetapkan kita sebagai sahabat-Nya, bukankah seharusnya kita dapat ketenangan dalam menjalani kehidupan?
Tidak perlu cemas atau kuatir tentang bagaimana kita harus menjalani kehidupan. Dia pasti memberikan jalan keluar pada setiap persoalan.
Sebagai Sahabat, Ia akan menghibur, menguatkan dan menopang dalam setiap jengkal perjalanan hidup kita.
Yakinlah..
Amin.
Renungan oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/20042019_teman.jpg)