Renungan Kristen
Renungan Harian Kristen - Percaya dan diselamatkan, Maka Hidup Menjadi Berkualitas
Bacaan ayat: 1 Petrus 1:8-9 (TB) Sekalipun kamu belum pernah melihat Dia, namun kamu mengasihi-Nya. Kamu percaya kepada Dia, sekalipun kamu sekarang
Jemaat perlu dikuatkan agar mampu bertahan meskipun berhadapan dengan aniaya.
Melalui suratnya, Petrus hadir memberikan peneguhan bahwa apa yang dicari telah mereka peroleh yaitu keselamatan.
Jika selama ini mereka sedang mencari dan berharap menemukan keselamatan, maka kali ini dengan percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat, mereka telah memperoleh jaminan keselamatan.
Bukan hal yang mudah untuk percaya. Mereka tidak hidup sejaman dengan Yesus, tidak berjumpa secara fisik dengan-Nya, namun mereka percaya.
Ini adalah karya Allah yang ajaib pada diri setiap orang dalam segala waktu.
Karena hanya dalam Yesus Kristus ada tawaran tentang penebusan, pengudusan dan pembenaran dari kondisi tidak selamat dan dijamin memperoleh jaminan keselamatan.
Pengharapan inilah yang menjadi dasar bagi jemaat untuk tidak terpengaruh dengan berbagai-bagai aniaya dan derita yang dialami.
Penderitaan fisik yang dialami tidak boleh melemahkan iman untuk tetap percaya; bahkan jika harus mati sekalipun, justru semakin menyatakan dengan nyata tentang keselamatan yang dijanjikan dalam Yesus Kristus.
Pola pikir ini, menjadi teladan berharga bagi setiap orang percaya.
Jika sedang sakit atau lemah tubuh, jangan biarkan melemahkan iman kepada Yesus Kristus.
Penderitaan tidak boleh membelenggu kehidupan kita sehingga tidak bisa menikmati kehidupan; sebaliknya penderitaan dan pergumulan hidup menjadi kesempatan berharga untuk semakin memurnikan iman, yang jauh lebih berharga daripada emas yang dimurnikan oleh api.
Dalam kondisi apapun, jaminan keselamatan yang dimiliki menjadi fokus sehingga tetap mampu melihat berkat Allah dalam segala hal.
Jika masih mencari keselamatan, akan menjadi hal wajar jika penderitaan akan membuat keterpurukan dalam hidup semakin parah.
Bagi orang percaya, hal itu tidak boleh terjadi. Kita tidak sedang mencari keselamatan; kita telah mendapatkan anugerah keselamatan dalam Yesus Kristus.
Maka sudah seharusnya cara pandang tentang penderitaan menjadi berubah: bukan lagi sebagai api yang menghanguskan, namun sebagai api yang menurnikan iman.
Tetap kuat dan percaya bahwa Tuhan pasti menolong. Jadilah pribadi yang tangguh, tidak goyah imannya oleh kelemahan tubuh.
Ingat, kita sudah diselamatkan.
Amin.
Renungan Oleh Pdt Feri Nugroho S.Th, GKSBS Palembang Siloam
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/30072020_sahabat.jpg)