Breaking News:

Kemenhub Terbitkan Peraturan Terkaist Penggunaan Sertifikat Vaksin Covid-19 Dalam Penerbangan

Sertifikat Vaksin Covid-19 diperlukan bagi kru penerbangan yang ingin melakukan penerbangan ke luar negeri.

Editor: Heri Prihartono
ist
TINGKATKAN KEWASPADAAN - Bandara Soekarno Hatta, meningkatkan kewaspadaan terhadap penumpang penerbangan yang baru tiba dari luar negeri baik itu WNA maupun WNI, Selasa (29/12/2020). 

TRIBUNJAMBI.COM - Sertifikat Vaksin Covid-19 diperlukan bagi kru penerbangan yang ingin melakukan penerbangan ke luar negeri.

Berikut aturan terbaru terkait penggunakan Sertifikat Vaksin Covid-19.

Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) Novie Riyanto menyebutkan, personel penerbangan sipil asing akan diberlakukan kewajiban menunjukan kartu atau sertifikat vaksin Covid-19 dengan dosis lengkap.

"Kemudian personel penerbangan asing juga harus menunjukan hasil tes Covid-19 negatif melalui metode RT-PCR dari negara asal, yang sampelnya diambil 7x24 jam," kata Novie dalam konferensi pers virtual, Minggu (4/7/2021).

Personel maskapai penerbangan asing diizinkan untuk turun dari pesawat dan menunggu atau menginap di Indonesia sesuai kebutuhan di penginapan yang sudah sediakan oleh operator pesawat udara.

"Selama menginap, personel penerabangan asing ini tidak diperbolehkan untuk ke luar area fasilitas atau tempat menginap," ucap Novie.

Pengecualian berlaku untuk personel maskapai penerbangan asing yang tidak turun dari pesawat dan hanya transit maka persyaratan vaksin dikecualikan.

"Aturan untuk kru pesawat atau personel maskapai penerabangan asing menunjukan kartu vaksin merupakan wajib, dan akan kami validasi setelah proses imigrasi dan turun dari pesawat," ucap Novie.

Addendum Surat Edaran Kementerian Perhubungan No 21 Tahun 2021 tentang petunjuk pelaksanaan perjalanan internasional dengan transportasi udara pada masa pandemi Covid-19, mengatur juga aturan untuk personel pesawat udara sipil Indonesia yang melakukan perjalanan ke luar negeri.

Personel pesawat udara sipil Indonesia yang melakukan keberangkatan ke luar negeri akan mengikuti ketentuan negara tujuan.

Nantinya saat kedatangan di Indonesia dilakukan tes RT-PCR oleh Kementerian Kesehatan, apabila menunjukan hasil negatif dapat melaksanakan tugas kembali dan apabila menunjukan hasil positif, maka dilakukan perawatan di rumah sakit yang telah disediakan oleh pemerintah.

Sementara itu untuk personel pesawat udara pada penerbangan yang tidak melakukan Remain Over Night (RON) serta tidak keluar dari pesawat udara di negara tujuan, tidak diperlukan tes RT-PCR pada saat kedatangan di Indonesia.

SUMBER ARTIKEL : TRIBUNNEWS

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved