Sarang Walet Menjamur
Bangunan Sarang Walet di Kabupaten Tebo Mulai Banyak & Belum Masuk PAD, Begini Kata Bupati Sukandar
Berita Tebo - hampir di setiap daerah di Jambi ada usaha walet, termasuk di Kabupaten Tebo yang mulai menjamur
Penulis: HR Hendro Sandi | Editor: Rahimin
Bangunan Walet di Kabupaten Tebo Mulai Banyak dan Belum Masuk PAD, Begini Kata Bupati Sukandar
TRIBUNJAMBI.COM, MUARATEBO - Usaha walet memang cukup menjanjikan. Bahkan hampir di setiap daerah di Jambi ada usaha walet, termasuk di Kabupaten Tebo yang mulai menjamur.
Namun, usaha yang sangat menguntungkan itu, hingga kini masih banyak belum berizin, dan tak masuk dalam Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hal ini tidak dibantah Bupati Tebo Sukandar. Sebelumnya Sukandar mengatakan, untuk mengambil kontribusi dari sektor usaha walet harus memiliki Peraturan Daerah (perda) atau pun peraturan bupati (perbup).
"Ya, kita harus ada payung hukum dulu untuk bisa menarik kontribusi dari pengusaha sarang walet ini," kata Sukandar belum lama ini.
Namun dikatakan Sukandar, karena mulai banyaknya bangunan walet di Tebo, pihaknya siap membentuk perda bersama DPRD.
"Nanti bisa saja kita buat inisiatif bersama DPRD maupun pemerintah daerah, untuk membentuk perda," ungkapnya.
Selain tak menyetor PAD, diduga banyak usaha burung walet yang juga tidak memiliki izin baik itu IMB, tata ruang, Amdal maupun izin-izin yang lain. (Tribunjambi/hendrosandi)
• Meski Harga Merosot, Hasil Sarang Walet Menjanjikan, Ini Pengakuan Pembudidaya Walet di Tanjabtim
Baca juga: Mayat Bayi Yang Ditemukan di Bawah Tumpukan Dahan Sawit di Sabak Barat Diduga Baru Saja Dilahirkan
Baca juga: Harga CPO dan TBS Kelapa Sawit di Provinsi Jambi Naik Tipis