Breaking News:

Virus Corona

Masih Ada yang Tak Mau Vaksin? Pemerintah Indonesia Siapkan Sanksi Ini Bagi Warga yang Menolak

Pemerintah Indonesia juga menetapkan, masyarakat yang masuk dalam sasaran penerima vaksin Covid-19 akan dikenakan sanksi administratif apabila tidak

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Tribunjambi/Monang
Atlet dan Official yang Berangkat ke PON Papua Tunggu Vaksinasi Kedua 

TRIBUNJAMBI.COM - Pemerintah Indonesia saat ini sedang mempercepat pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 melalui pelayanan kesehatan hingga dibantu oleh pihak keamanan seperti TNI-Polri.

Pasalnya, sesuai dengan Surat Edaran Nomor HK.02.02/I/1669/2021 tentang Percepatan Pelaksanaan Vaksinasi Covid-19 melalui Kegiatan Pos Pelayanan Vaksinasi dan Optimalisasi Unit Pelaksana Teknis (UPT) Vertikal Kementerian Kesehatan.

SE itu juga ditujukan kepada Seluruh Direktur RS Vertikal Kemenkes, Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan, seluruh direktur Poltekkes, dan seluruh Kepala Kantor Kesehatan Pelabuhan.

Siti Nadia Tarmizi selaku Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan menyebut tidak disyaratkannya domisili itu berlaku di tempat tertentu.

"Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kemenkes, RSU Persahabatan, Poltekes, Kantor Kesehatan Pelabuhan," ungkapnya dikutip Gridhot.ID dari Kompas.com, Jumat (25/6/2021).

Kebijakan itu diterapkan karena pemerintah juga berencana mempercepat pelaksanaan vaksinasi Covid-19 dengan target vaksinasi 1 juta dosis per hari.

Kemenkes pun memerlukan pos pelayanan vaksinasi dan optimalisasi Unit Pelaksana Teknis Vertikal Kementerian Kesehatan.

Seorang warga Kota Jambi saat divaksin baru-baru ini
Seorang warga Kota Jambi saat divaksin baru-baru ini (TRIBUNJAMBI/EKO PRASETYO)

“Pos pelayanan vaksinasi Kemenkes di antaranya ada di Hang Jebat dan semua UPT Vertikal Kementerian Kesehatan, seperti Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), RS Vertikal, dan Poltekkes. Pos pelayanan tersebut dapat memberikan pelayanan kepada semua target sasaran tanpa memandang domisili atau tempat tinggal pada KTP,” ujar SE yang diterbitkan tanggal 24 Juni 2021 itu.

Kebutuhan akan vaksin dan logistik vaksinasi Covid-19 juga disediakan dari Kementerian Kesehatan menurut ketentuan yang berlaku.

Semuanya akan dialokasikan dan didistribusi pula pada setiap termin dan dapat dimanfaatkan guna pemberian vaksinasi dosis pertama dan kedua bagi yang memerlukan dan datang ke tempat vaksinasi.

Halaman
123
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved