Breaking News:

Kuliner

Gurihnya Nasi Kebuli Harami yang Kaya Rempah, Ada Varian Ayam dan Kambing

Kuliner Timur Tengah makin banyak dijumpai di Kota Jambi. Kali ini ada Nasi Kebuli Harami. Lokasinya berada di Lorong Siswa yang

Penulis: M Yon Rinaldi | Editor: Fifi Suryani
(Tribunjambi.com / M Yon Rinaldi ).
Nasi kebuli kambing, untuk paket take away satuan. Rumah Makan Nasi Kebuli Harami mematok harga Rp45 ribu/porsi. 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kuliner Timur Tengah makin banyak dijumpai di Kota Jambi. Kali ini ada Nasi Kebuli Harami.

Lokasinya berada di Lorong Siswa yang mengarah ke Arizona, walaupun berada di dalam lorong, namun peminat nasi kebuli buatan Najib bin Muhsin ini lumayan banyak, apalagi pas jam makan siang.

Biasanya konsumen Najib lebih memilih take away ketimbang dine in, walaupun tempatnya bisa dikatakan cukup cozy untuk menikmati sepiring nasi kebuli.

Namun tradisi makan nasi kebuli bareng keluarga dan lesehan ini lah yang membuat konsumennya lebih memilih untuk take away.

Kebiasaan konsumen ini disikapi dengan baik oleh Najib, untuk pesanan take away tetap disajikan dengan tampilan yang menarik.

Untuk pesanan dalam jumlah yang banyak, minimal dua porsi, Najib memberikan pengemasan khusus dengan menggunakan nampan. Layaknya sajian nasi kebuli pada umumnya, sehingga konsumen bisa menikmati nasi kebuli layaknya di Jazirah Arab.

Untuk pengemasan, Najib menggunakan karton keras seperti pengemasan pizza, sehingga menghadirkan tampilan yang modern.

Selain memiliki tampilan yang menarik, Nasi kebuli Harami juga menghadirkan citarasa yang patut diacungi jempol.

Menghadirkan rasa gurih yang kuat berbalut rasa rempah Timur Tengah yang khas. Rasa lada cengkeh dan kayu manis menghiasi setiap suapan penikmat nasi ini.

Tidak hanya kuat di rasa nasinya, sambel yang dihadirkannya juga keren abis. Rasa sambalnya yang tidak begitu pedas sekilas menghadirkan citarasa segar dari kapulaga hijau.

Untuk lauknya Rumah Makan Khas Timur Tengah ini menghadirkan dua varian, ayam dan kambing. Varian ayam dijual seharga Rp25 ribu per porsi sedangkan kambing agak sedikit mahal seharga Rp45 ribu.

Najib mengatakan nasi kebuli yang dibuatnya tidak menggunakan santan dengan sedikit MSG namun kaya rempah sehingga tetap memiliki citarasa yang kuat.

"Kita berusaha menghadirkan makanan lezat namun tetap sehat," ujarnya Selasa, (30/6).

Untuk pengolahan kambingnya, sebelum dibakar, daging kambingnya dipresto dulu sehingga lebih empuk dan bertekstur lembut.
Selain empuk bumbunya juga meresap sampai ke gigitan terakhir. Tidak hanya di kambing, ayamnya juga sangat empuk dan bumbunya juga meresap.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved