Cara Menanam Cabai Rawit di Halaman Rumah, Modam Minim Untung Melimpah

Harga cabai rawit di pasaran masih tinggi jadi alternatif untuk menanam sendiri di halaman rumah.

Editor: Heri Prihartono
TRIBUNJOGJA.COM/ANGGA PURNAMA
Ilustrasi: Petani di Desa Kemudo, Prambanan menunjukkan cabai rawit yang siap dipanen, Minggu (10/9/2017) 

Setelah cabai disebarkan merata ke campuran tanah di pot, kemudian tutupi lagi biji cabai rawit dengan lapisan tanah campuran yang sama, tutupi tipis saja.

6. Siram dan simpan

Biji cabai rawit yang ditanam di campuran tanah pada pot perlu disirami air secara menyeluruh.

Kemudian simpan pot di tempat teduh sebagian atau di bawah jaring net maupun di bawah sinar matahari tidak langsung selama 8-12 hari.
Biasanya biji cabai rawit akan mulai berkecambah setelah 8-12 hari.

7. Saat daun tanaman cabai rawit mulai tumbuh sirami lagi

Saat daun tanaman cabai rawit mulai tumbuh, siramkan air menggunakan botol minum plastik yang tutup botolnya telah dilubangi.

Siramkan air secara perlahan dengan menjaga agar mulut botol penyiram sedekat mungkin dengan permukaan tanah.

8. Pindahkan tanaman cabai rawit setelah 25 hari

Ketika bibit tanaman cabai rawit memiliki 3-4 daun asli (setelah 25 hari) maka bisa dipindahkan ke pot yang lain dengan media tanam baru agar cepat tumbuh

9. Siapkan media tanam baru

Media tanam baru untuk tanaman cabai rawit idealnya terdiri dari 50 persen tanah kebun, 30 persen kompos organik, dan 20 persen sabut kelapa atau gambut kelapa (cocopeat).

Masukkan campuran media tanam ini ke pot baru yang lebih besar.

10. Masukkan tanaman cabai rawit ke pot baru

Disarankan gali lubang kecil di media tanam baru sedikit lebih panjang dari bola akar bibit dengan tanganmu.

Jaga jarak masing-masing bibit tanaman cabai rawit sekitar 6-7 inci untuk memberikan jarak pertumbuhan pada masing-masing tanaman.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved