Perjalanan Cinta SBY dan Ani Yudhoyono, Seminggu Nikah Ditinggal Dinas hingga Jualan Es Mambo
Pasangan Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono diketahui telah menjalani biduk rumah tangga selama 43 tahun.
TRIBUNJAMBI.COM - Pada 2 Juni 2019, Ani Yudhoyono meninggal dunia.
Ini meninggalkan duka mendalam bagi keluarga terutama Susilo Bambang Yudhoyono ( SBY)
Pasangan Kristiani Herrawati atau Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono diketahui telah menjalani biduk rumah tangga selama 43 tahun.
Bahkan, Ani Yudhoyono dan Susilo Bambang Yudhoyono dikenal sebagai pasangan yang adem ayem dan jauh dari kabar miring.
Saat menjadi istri SBY, Ani Yudhoyono pernah berjualan es mambo di awal pernikahan.
Bagaimana perjalanana cinta keduanya hingga dipisahkan maut?
Perjalanan Cinta Ani Yudhoyono dan SBY
Banyak hal yang dikorbankan Ani Yudhoyono untuk jadi istri SBY.
Ia rela meninggalkan pendidikan kuliah kedokterannya untuk jadi seorang istri prajurit.
Seminggu setelah menikah, Ani Yudhoyono harus rela ditinggal SBY bertugas ke daerah Timur Indonesia.
Menjalani awal pernikahan pun tidak mudah dan semuanya ada dalm bukunya berjudul buku Kepak Sayap Prajurit yang ditulis Alberthiene Endah.
Gaji perwira TNI yang diterima SBY ternyata tidak cukup untuk kebutuhan rumah tangganya, yakni sebesar Rp 52.500.
Saat itu SBY baru berpangkat letnan satu dan jadi komandan peleton mortir di Yonif Linud 330 Bale Endah, Bandung.
Baca juga: Gelar Pers Rilis Kasus Penembakan dan Senpi, Polda Jambi Sita Tujuh Pistol dan Puluhan Peluru
Baca juga: Aurel Hermansyah Incar Sosok Netizen yang Sebar Kabar Hoaks Anang Meninggal Usai Operasi Batu Ginjal
Tapi saat itu para prajurit TNI selalu dapat jatah susu kaleng setiap bulannya.
Yang diingat Ani Yudhoyono, susu itu bermerek Shinta dan terdiri atas tiga rasa yaitu cokelat, stroberi, dan jeruk.
Dibantu kakaknya, akhirnya ia mengolah susu itu jadi es mambo dan dijual guna menambah uang belanjanya.
Es mambo itu dititipnya kepada pembantu kakaknya.
"Pembantu Mbak Titiek kebetulan bersekolah. Dialah yang kami titipi termos dan berjualan es mambo," kata Ani Yudhoyono.
Tak disangka, es mambo buatannya laris manis.
Kalau sudah begitu, kemudian uangnya pasti Ia gunakan untuk membeli bahan-bahan makanan seperti telur, daging, atau ikan.
Para prajurit TNI juga biasanya mendapat jatah makanan tambahan berupa secangkir bubur kacang hijau.
Namun diceritakan Ani Yudhoyono, makanan itu tidak akan dimakan olehnya.
Melainkan dibawa pulang untuk kemudian diolah lagi oleh Ani Yudhoyono.
Dengan tangannya, Ia bisa menyulap porsi bubur kacang hijau itu jadi banyak sehingga bisa dinikmati keluarganya.
"Pak SBY tidak menyantapnya di kantor, melainkan disimpan untuk dibawa pulang. Sampai di rumah, biasanya aku olah kembali dengan menambahkan santan, gula merah, dan pandan agar jumlah bubur kacang hijau semakin banyak dna bisa disantap bersama keluarga," kisah Ani Yudhoyono.
Pun ketika SBY mendapat jatah telur rebus.
SBY tidak pernah makan jatah tersebut karena selalu Ia bawa pulang untuk diberikan pada anaknya, Agus Yudhoyono atau AHY.
Meski begitu, Ani Yudhoyono menyebut tidak pernah menyesal jadi istri prajurit TNI.
Padahal Ia sendiri merupakan anak dari jenderal legendari, Sarwo Edhie Wibowo.
Namun meski hidupnya serba kekurangan, Ia tidak pernah minta bantuan uang pada ayahnya.
Sumber: Sajian Sedap
Baca juga: Dua Tahun Terakhir Polres Muarojambi Berhasil Ungkap Empat Kasus Karhutla, Perkaranya Sudah P21
Baca juga: Gelar Pers Rilis Kasus Penembakan dan Senpi, Polda Jambi Sita Tujuh Pistol dan Puluhan Peluru
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/290062021-sby.jpg)