Sahabat Rasulullah
Sahabat Nabi yang Keimanannya Lebih Berat dari Keimanan Penduduk Bumi
Abdullah bin Ahmad dalam Zawaid Az Zuhd meriwayatkan dari Umar bin al-Khaththab, sesungguhnya Abu Bakar adalah orang selalu
Penulis: Deddy Rachmawan | Editor: Deddy Rachmawan
Kisah Sahabat Nabi, Abu Bakar Ash-Shiddiq Keimanannya Lebih Berat dari Keimanan Penduduk Bumi
TRIBUNJAMBI.COM - Beliau adalah sahabat Nabi yang menjadi Khulafaur Rasyidin pertama. Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Nama Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah Abdullah bin Abi Quhafah Utsman bin Amir bin Amr bin Ka'ab bin Sa'ad bin Taym bin Murrah bin Ka'ab bin Lu'ay bin Ghalib, al Quraisy, at Tamimi.
Baca juga: Sahabat Nabi yang Jika Dia Bersumpah terhadap Allah, Sumpahnya Dikabulkan
Baca juga: Sahabat Nabi yang Tak Menyadari Sedang Menyaksikan Mukjizat Rasulullah
Beliau dilahirkan dua tahun dua bulan setelah kelahiran Rasulullah dan meninggal dalam usia 63 tahun, sebagaimana Rasulullah.
Abu Bakar Ash-Shiddiq radiallahu anhu adalah sahabat Nabi yang begitu banyak keutamaannya.
Dalam kitab Tarikh Khulafa karya Imam As Suyuthi, diceritakan panjang lebar mengenai sosok sahabat Nabi yang juga Khalifah pertama ini.
Gelar Ash-Shiddiq yang melekat padanya karena ia orang yang dapat dipercaya dan membenarkan bahwa Muhammad Saw adalah Rasulullah.
Sejumlah sahabat Nabi juga para salafus shalih berkata mengenai keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Berikut Tribun nukilkan beberapa di antaranya.
Imam Bukhari meriwayatkan bahwa Umar bin al-Khaththab ber kata, "Abu Bakar adalah sayyid (pemimpin) kami."
Al-Baihaqi dalam Syu'ab al-Iman meriwayatkan dari Umar bahwa dia berkata, "Andaikata iman Abu Bakar ditimbang dengan keimanan seluruh keimanan penghuni bumi, maka keimanan Abu Bakar akan lebih berat daripada keimanan mereka."
Ibnu Abi Khaitsamah dan Abdullah bin Ahmad dalam Zawaid Az Zuhd meriwayatkan dari Umar bin al-Khaththab, sesungguhnya Abu Bakar adalah orang selalu awal melakukan kebaikan.
Baca juga: Berakhirnya Perang Jamal, Saat Sahabat Nabi Thalhah bin Ubaidilah Dipanggil oleh Ali bin Abi Thalib
Ibnu Asakir meriwayatkan dari Abdurrahman bin Abu Bakar Ash-Shiddiq dia berkata Rasulullah bersabda, "Umar mengatakan kepada saya bahwa tidak satu kalipun saya berlomba dalam melakukan kebaikan kecuali saya selalu dikalahkan oleh Abu Bakar."
Ibnu Sa'ad meriwayatkan dari Ibrahim an Nakha'i dia berkata: Abu Bakar itu disebut sebagal al-Awwah karena sifat kasih dan sayangnya yang demikian kuat."
Ibnu Asakir merwayatkan dari az-Zuhri, dia berkata Salah satu keutamaan Abu Bakar Ash-Shiddiq adalah dia tidak pernah ragu tentang Allah dalam hidupnya sedetik pun."
Demikianlah begitu banyak keutamaan sahabat Nabi yang juga Khalifah pertama umat Islam, Abu Bakar Ash-Shiddiq.
Baca juga: Kisah Sahabat Nabi, Zubair bin Awwam Satu dari 10 Sahabat Nabi yang Dijamin Masuk Surga
Abu Bakar meninggal dunia dalam sakitnya. Ia berpulang menghadap Allah pada malam Selasa tanggal 22 Jumadil Akhir tahun ke 13 Hijriah.