Kasus Pembunuhan
Oknum TNI Terlibat Kasus Pembunuhan Wartawan, Praka AS Ternyata Hanya Disuruh Beri Shock Terapy
Wartawan online Simalungun dibunuh dengan cara ditembak di dalam mobil oleh seorang anggota TNI aktif, Praka AS. Begini Kronologinya
Atas informasi itu, sekira pukul 01.30 WIB, tim Intel Kodam I/BB bersama Intel Korem 022/PT bergerak ke lokasi dimaksud.
Sesampainya di lokasi, ternyata benar Praka AS ada di sana.
Selanjutnya dilakukan penangkapan, dan Praka AS sempat dibawa ke Korem 022/Pantai Timur.
Dari Praka AS disita uang tunai Rp 3.470.000, satu unit HP merk Vivo dan satu unit carger.
Setelah diperiksa di Korem 022/Pantai Timur, Praka AS yang menjabat sebagai Tabak 2 SLT Kompi Bantuan Yonif 122/Tombak Sakti kemudian dibawa ke Pomdam I/BB sekira pukul 05.20 WIB.
Ditembak di Mobil
Marasalem Harahap alias Marsal ditemukan meninggal dunia di dalam mobilnya, tak jauh dari rumahnya di Nagori Karang Anyer, Kabupaten Simalungun, Sabtu (19/6/2021) dinihari.
Marsal adalah seorang wartawan media online.
Dia juga pernah terlibat kasus pemerasan.
Pihak Rumah Sakit Vita Insani Siantar mengatakan Marsal dibawa ke rumah sakit dalam keadaan meninggal dunia.
"Beliau datang sudah dalam keadaan meninggal dunia dan dibawa ke RS Vita Insani menjelang pukul 01.00 WIB tadi," kata Humas RS Vita Insani Siantar, Sutrisno Dalimunthe, Sabtu.
Kakak kandung korban, Hassanudin Harahap mengatakan dirinya tahu sang adik ditembak mati setelah pihak rumah sakit memberi kabar.
"Sebetulnya saya tahu dari rumah sakit. Ini harus diusut sejelas-jelasnya, baik Polda sampai ke Polsek (Polisi) semuanya," kata Hassanudin. (*)
SUMBER : tribun-medan.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/pembunuhan-wartawan-di-medan.jpg)