Breaking News:

Berita Sarolangun

Mengintip Latihan Menembak Personil Polres Sarolangun Pakai Revolver dan HS-9 dengan Jarak 10 Meter

Dia mengatakan, para personil wajib melengkapi beberapa syarat mutlak yaitu surat persetujuan istri, surat keterangan bebas narkoba, melaksanakan ujia

Penulis: Rifani Halim | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Tribunjambi/Rifani
Latihan menembak personil Polres Sarolangun menggunakan revolver dan HS-9 dengan jarak 10 meter 

TRIBUNJAMBI.COM, SAROLANGUN - Suara tembakan terdengar dari belakang Polres Sarolangun, ledakan tersebut merupakan kegiatan latihan menembak yang dilakukan personilnya.

Kabag Sumda Polres Sarolangun Kompol Saiful Edi Aprianto mengatakan,
119 personil Polres Sarolangun serta Polsek jajaran ikut dalam latihan tembak mengunakan sejata jenis Revolver dan HS-9 dengan jarak tembak sejauh sepuluh meter.

Dia mengatakan, para personil wajib melengkapi beberapa syarat mutlak yaitu surat persetujuan istri, surat keterangan bebas narkoba, melaksanakan ujian psikotes senjata api dan menembak terakhir menembak.

Personil harus lulus dari semua tahapan barulah dapat kita berikan rekomendasi untuk pinjam senpi dinas Polri dengan masa waktu enam bulan.

"Kemarin dan hari ini masih berlangsung kegiatan dan latihan menembak bagi personel Polres Sarolagun yang mengajukan pinjam pakai sejata api dinas, kegiatan ini rutin kita melaksanakan sebagai sayarat wajib, syarat lainnya yang harus dipenuhi Personil yaitu Surat izin dari istri, surat bebas narkoba, melaksanakan ujian psikotes senpi, dan terakhir ujian senpi, stetelah semua melewati barulah kita memberikan rekomendasi untuk pinjam pakai senpi," jelasnya Kamis (24/6/2021).

Lanjutnya, dalam latihan menembak diajarkan untuk profesional dalam pelaksanaan tugas dilapangan, Personil diajarkan tentang Standar Operasioanl Prosedur (SOP) penggunaan senpi.

Setiap personil Polri harus paham, bagaimana merawat, menyimpan dan membawa senjata api, serta kapan dan apa yang harus dilakukan sebelum menggunakan senjata api.

"Dari kegiatan ini kita mengharapkan setiap personil Polres Sarolagun menjadi profesional dalam melaksanakan dilapangan, Personil tersebut memahami SOP dalam penggunaan senpi, Bagaimana merawat, menyimpan dan membawa senjata api, serta kapan dan apa yang harus dilakukan sebelum menggunakan senjata api" tutupnya.

Baca juga: Nasib Malang Dialami Juli Efendi Pedagang Sayur di Jambi, Mobil Pikapnya Dicuri di Halaman Rumahnya

Baca juga: Selain RSUD Raden Mattaher, Berikut Daftar Rumah Sakit Rujukan di Jambi

Baca juga: Gubernur BEM FKIP Unja suarakan Keresahan Mahasiswa Terkait Kebijakan MBKM

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved