Nasib Malang Dialami Juli Efendi Pedagang Sayur di Jambi, Mobil Pikapnya Dicuri di Halaman Rumahnya
Kemudian, mobil tersebut disorong sekira 20 meter dari lokasi awal, kemudian dihidupkan dan dibawa kabur.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Nasib malang dialami Juli Efendi (26), warga RT 13, Kelurahan Lingkar Selatan, Kecamatan Pall Merah.
Satu unit mobil pikap miliknya, yang biasa digunakan untuk berdagang sayuran ke sejumlah pasar tradisional di Kota Jambi, raib digondol maling, Selasa (22/6/2021) dini hari.
Hal tersebut membuat Juli harus kehilangan sumber mata pencaharian, pasalnya, mobil pikap dengan plat BH 8387 GM tersebut menjadi modalnya untuk menjajakkan dagangannya.
Ia mengaku harus kehilangan pemasukan Rp 500 ribu setiap harinya, lantaran tidak dapat berdagang.
"Iya kalau sehari-hari kalau kita kerja itu minimal Rp 500 ribu, kalau sekarang sudah gak lagi," kata Juli,saat ditemui di kediamannya, Kamis (24/6/2021) pagi.
Namun, demi memenuhi kebutuhan hidup, kata Juli, ia harus menyewa mobil lain, agar dapat kembali berdagang.
"Ya untuk sementara ini, saya sewa mobil lah, buat kerja lagi," bilangnya.
Kepada tribun, Juli menceritakan kronologis yang menimpanya tersebut.
Pada Selasa dini hari, ia baru pulang berjulan sayur di pasar Angso Duo.
Sama seperti biasa, sekembalinya dari pasar Juli memarkirkan mobilnya tersebut di halaman depan rumahnya, kemudian dia pergi istirahat.
Ia menyadari mobil miliknya hilang pada pagi hari, saat ia keluar rumah untuk sarapan.
"Pas keluar rumah mau beli sarapan, saya terkejut mobil sudah tidak ada," bilangnya.
Ia menduga, pelaku pencurian mobilnya tersebut diperkirakan 5 orang. Pasalnya, sekira pukul 03.00 WIB, sepupunya melihat sekelompok orang sedang berada di sekitaran mobilnya.
Kemudian, mobil tersebut disorong sekira 20 meter dari lokasi awal, kemudian dihidupkan dan dibawa kabur.
"Ya sepupu saya berfikir kalau itu saya, karena saya memang selalu pulang pagi," jelasnya.