Pencabulan Anak Tiri di Sarolangun

Kronologis Anak Usia 9 Tahun Dicabuli Ayah Tiri di Sarolangun, Ibu Korban Bersikeras Minta Ini

Berita Kota Jambi-Kepada tribun, BA menyampaikan kekesalannya terhadap pelaku, yang tidak lain adalah suaminya sendiri, dan ayah tiri dari sang puteri

Penulis: Aryo Tondang | Editor: Nani Rachmaini
huffington post
Ilustrasi korban pencabulan 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - BA, Ibu dari SW, anak usia 9 tahun yang dicabuli oleh ayah tirinya sendiri, di Kecamatan Pauh, Kabupaten Sarolangun, meminta agar pihak kepolisian memberikan hukuman yang setimpal terhadap pelaku.

Kepada tribun, BA menyampaikan kekesalannya terhadap pelaku, yang tidak lain adalah suaminya sendiri, dan ayah tiri dari sang puteri.

Ia meminta, baik pihak Kepolisian dan Pemerintah terkait, untuk memberi hukuman seberat-beratnya kepada pelaku, dan segera bertindak atas kasus tersebut untuk mengantisipasi korban berikutnya.

"Saya tidak terima, dan saya minta kepada Kepolisian dan Pemerintah tolong beri hukuman yang seberat-beratnya, jangan sampai ada korban selain anak saya," kata BA, saat ditemui di kantor organisasi Pemuda Batak Barsatu (PBB) Provinsi Jambi, yang mendampingi korban, pada Rabu (23/6/2021) malam.

Ia juga menjelaskan kronologis kejadian yang menimpa puterinya tersebut.

Saat itu, kata BA, dirinya sedang memasak di dapur, kemudian pelaku memintanya untuk membangunkan korban yang sedang tertidur.

"Dia minta anak saya buat mijat kepalanya di dalam kamar," bilangnya.

Tanpa curiga, BA menurut, dan memerintahkan sang puteri masuk ke dalam kamar.

Namun, tidak berselang lama ia melihat anaknya yang keluar dari kamar sudah dalam kondisi basah.

Hal tersebut membuat BA kian curiga, namun saat ditanyai, puterinya tersebut tidak berani bicara dan langsung pergi ke sungai untuk mandi.

Kemudian, BA langsung mendobrak kamar tempat puterinya tersebut mengurut pelaku.

Saat itu, BA terkejut mendapati pelaku sudah dalam kondisi setengah bugil.

"Ya pas pintu saya dobrak, celananya sudah turun sebatas lutut," bilangnya.

BA lantas mengintrogasi pelaku, namun berpura-pura pingsan untuk mengelabui dirinya.

Atas kejadian tersebut, BA lantas melapor ke Polres Sarolangun, namun tidak ada kelanjutan, hingga akhirnya meminta bantuan ke organisasi PBB Provinsi Jambi untuk melapor ke Polda Jambi.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved