Breaking News:

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Warning ASN dan Pegawai Yang Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja

Berita Tanjab Barat - ASN dan pegawai di Tanjung Jabung Barat yang kedapatan nongkrong di warung kopi diwarning bupati

Penulis: Samsul Bahri | Editor: Rahimin
Tribunjambi/Samsul Bahri
Bupati Tanjabbar, Anwar Sadat. Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Warning ASN dan Pegawai Yang Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja 

Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat Warning ASN dan Pegawai Yang Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja

TRIBUNJAMBI.COM, KUALA TUNGKAL - Aparatur Sipil Negeri (ASN) dan sejumlah pegawai di lingkup Kabupaten Tanjung Jabung Barat yang kedapatan nongkrong di warung kopi dan sejumlah tempat lainnya saat jam kerja akan menjadi bahan evaluasi Bupati Tanjab Barat. 

Hal ini disampaikan Bupati Tanjab Barat Anwar Sadat yang masih melihat dan mendapat laporan adanya ASN dan sejumlah pegawai yang berada di luar pada saat jam kerja.

Termasuk dengan ASN dan pegawai yang masih "nongkrong" di sejumlah tempat.

Anwar Sadat menyebutkan, saat ini pihaknya masih melihat dari kinerja ASN dan sejumlah pegawai yang ada.

Sebab, kata Anwar Sadat, pihaknya sampai dengan saat ini masih melakukan evaluasi untuk nantinya pada September akan dilakukannya resapel.

"Insya Allah kita sudah mengeluarkan tupoksi untuk laporan kinerja ASN. Nanti setelah kewenangan kita penuh akan kita keluarkan laporan tersebut. Kita ingin evaluasi ASN berbasis kinerja," katanya.

Anwar Sadat juga meminta kepada masyarakat dan media untuk melaporkan kepada dirinya atau bahkan memblow up ASN ataupun pegawai yang terlihat masih berkeliaran atau "nongkrong" di warung kopi di luar jam kerja.

"Kita minta juga masyarakat dan kawan-kawan media untuk mempush atau memblow up mereka-mereka ASN atau pegawai yang ngopoli ngopi. Sehingga ada sangsi sosial bagi mereka, karena tugas dan tanggung jawab mereka kepada masyarakat atas sumpah jabatan mereka," ujarnya.

Selain itu,  jika masih ada kedapatan "nongkrong" di warung kopi di jam kerja, maka ini menjadi bahan tambahan bupati dalam evaluasi kinerja. Bahkan tidak segan-segan, tambahan hasil pegawai akan di potong.

"Kalau masih dilakukan ("nongkrong") maka imbasnya pada TPP nya kita potong. Ini kita lakukan dalam rangka peningkatan disiplin," pungkasnya. (tribun jambi/samsul bahri)

Kasus Covid-19 Masih Tinggi, Sudah Dua Bulan Tanjung Jabung Timur Berada di Zona Orange

Al Haris Diusulkan Diberhentikan Jadi Bupati Merangin Setelah Ada Surat dari Pj Gubernur Jambi

Sudah Setengah Tahun Diresmikan Pasar Sengeti Belum Ditempati Dan Kini Mulai Rusak

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved