Breaking News:

Berita Nasional

Banyak Tekanan & Hinaan Novel Baswedan Mau Mundur Dari KPK, Merasa Tak Ada Perlindungan Dari Negara

Berita nasional. Penyidik senior Novel Baswedan ingin mengundurkan diri dari KPK. Novel Baswedan banyak mengungkap kasus besar

Editor: Rahimin
TRIBUNNEWS
Novel Baswedan. Banyak Tekanan & Hinaan Novel Baswedan Mau Mundur Dari KPK, Merasa Tak Ada Perlindungan Dari Negara 

Padahal, kata Novel Baswedan, memberantas korupsi adalah bagian dari kepentingan negara, bukan pribadi.

“Jadi ketika seolah-olah yang memberantas korupsi dikerjai, malah dibuat seolah kami orang-orang brengsek yang harus diuber, memang lebih bagus ditinggalkan. Jadi pemberantasan korupsi biar enggak ada saja,” ujar mantan anggota Polri ini.

Diceritakan Novel Baswedan, ia merasa tersinggung ketika banyak pihak menudingnya berpura-pura buta.

Padahal mata kirinya mengalami kerusakan karena disiram air keras pada 11 April 2017 setelah menjalankan ibadah Salat Subuh di masjid tak jauh dari kediamannya.

“Ingat lho saya punya keluarga, saya punya anak, kalau saya dihina terus-terusan pada saat tertentu saya merasa bahwa memang tidak perlu lagi berantas korupsi di KPK. Kadangkala saya meras tersinggung sekali, ketika hal-hal yang mendasar pun dianggapnya ‘oh itu enggak benar,” ujarnya.

Novel Baswedan kadang mempertanyakan apalagi yang harus ia perjuangkan ketika banyak upaya yang dilakukan pihak-pihak yang ingin menjegal upayanya melakukan pemberantasan korupsi kerap tak mendapatkan respons dari atasan dan aparat penegak hukum.

“Lalu saya sekarang memperjuangkannya bagaimana? Kalau saya sendiri sudah pada posisi hampir buta, orang menghina saya dengan luar biasa, dan itu dihina, suatu saat anak-anak saya pasti tahu, dan saya melapor enggak digubris, terus mau memperjuangkan apalagi,” katanya.

Novel Baswedan satu dari 51 pegawai KPK yang dianggap tidak memenuhi syarat (TMS) pada Tes Wawasan Kebangsaan (TWK).

Konsekuensinya, Novel Baswedan tidak lolos untuk alih status sebagai aparatur sipil negara (ASN) dan tidak bisa lagi bekerja sebagai pegawai lembaga itu.

Novel Baswedan bersama 50 orang yang lain dianggap memiliki rapor merah dalam hasil tes tersebut.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved