Gaduh Presiden Tiga Periode, Jokowi: Ingin Menampar Muka Saya
Wacana presiden tiga periode kembali ramai diperbincangkan. Namun wacana ini mendapat penolakan dari pendukung Jokowi.
Wacana Presiden Tiga Periode Kembali Mencuat Jokowi: Ingin Menampar Muka Saya
TRIBUNJAMBI.COM -Wacana presiden tiga periode kembali ramai diperbincangkan.
Namun wacana ini justru ditolak para pendukung Jokowi.
Ketua Umum Arus Bawah Jokowi
(ABJ) Michael Umbas meminta agar tidak ada lagi yang memunculkan wacana agar Presiden Joko Widodo menjabat selama tiga periode dengan maju kembali di Pilpres 2024.
Umbas pun menegaskan berdasarkan Pasal 7 UUD 1945, presiden dan wakil presiden (wapres) memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan.
Dengan demikian, kata dia presiden dan wapres dapat menjabat paling lama 10 tahun atau dua periode.
Umbas berharap para pihak yang mengusulkan Jokowi kembali menjabat presiden agar memahami konstitusi.
Baca juga: Skenario PDIP dan Gerindra di Pilpres 2024, Duet Prabowo-Puan atau Ganjar-Sandiaga?
Baca juga: Megawati Sarankan Gunakan Cara Ini Jika Ingin Kalahkan KKB Papua
Menurutnya, Jokowi sebagai kepala negara dan pemerintahan, sangat menghormati konstitusi.
“Pak Jokowi sangat menghormati konstitusi. Beliau memilih fokus bekerja di periode kedua, apalagi dalam kondisi menghadapi pandemi Covid-19 yang cukup mengkhawatirkan belakangan ini. Jadi sudahlah, tidak usah buang energi untuk mendorong-dorong beliau tiga periode,” kata Umbas, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (20/6/2021).
Umbas menyebut wacana menambah masa jabatan presiden menjadi tiga periode sangat tidak relevan digaungkan di tengah pandemi Covid-19. Menurut Umbas, semestinya seluruh pihak bahu-membahu dalam menekan laju penyebaran Covid-19.
Menurut Umbas apabila Jokowi memang berniat maju di Pilpres 2024, maka MPR akan segera bersidang untuk mengamendemen UUD 1945.
Fakta di lapangan, kata Umbas, fraksi-fraksi di MPR telah menyampaikan tidak akan mengubah ketentuan Pasal 7 UUD 1945 terkait pembatasan masa jabatan presiden yang hanya dua periode.
Umbas menyatakan Jokowi pun sudah berkali-kali merespons isu tersebut dan tegas menolak. Hal ini semestinya dapat dipahami oleh para pihak yang seolah-olah ingin menjerumuskan Jokowi untuk mengkhianati amanat reformasi dengan maju kembali di Pilpres 2024.
“Andai kata Pak Jokowi memang berniat tiga periode, pasti kami para relawan lebih tahu duluan. Ketika kami dipanggil berdiskusi tidak pernah tergambar, termanifestasi niatan itu sama sekali dari Pak Jokowi, sebaliknya kita sudah dengar berulang kali beliau menolak masa jabatan presiden tiga periode,” katanya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jambi/foto/bank/originals/presiden-jokowi-09909.jpg)