Khazanah Islami
Mengerjakan Sholat Dhuha Senilai Dengan Pahala Umrah, Ini Bacaan Doa Khusus Dhuha
Dalam islam banyak Sholat Sunnah yang dianjurkan dikerjakan diantaranya Sholat Dhuha.
TRIBUNJAMBI.COM - Dalam islam banyak Sholat Sunnah yang dianjurkan dikerjakan diantaranya Sholat Dhuha.
Umat Muslim dianjurkan Rasulullah SAW agar mengerjakan Sholat Dhuha minimal dua rakaat sebab memiliki banyak keutamaan,
Dalam hadits yang sahih dijelaskan bahwa Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam melaksanakan Sholat Dhuha 4 rakaat.
Rasulullah SAW mengerjakan Sholat Dhuha dengan 2 rakaat salam dan terkadang ditambahkan beberapa rakaat sesuai yang dikehendaki.
Selanjutnya Dianjurkan membaca doa setelah Sholat Dhuha
Doa Khusus Sholat Dhuha
Allahumma innad dhuha-a dhuha-uka, wal baha-a baha-uka, wal jamala jamaluka, wal quwwata quwwatuka, wal qudrota qudrotuka, wal ‘ismata ‘ismatuka. Allahumma in kana rizqi fis sama-i fa-anzilhu, wa in kana fil ardhi fa akhrijhu, wa in kana mu’assaron fa yassirhu, wa in kana haroman fathohhirhu, wa in kana ba’idan faqorribhu, bihaqqi dhuha-ika, wa baha-ika, wa jamalika, wa quwwatika, wa qudrotika, aatini ma atayta ‘ibadakas sholihin
Artinya:
Ya Allah, bahwasannya waktu dhuha itu adalah waktu dhuha-Mu, dan keagungan itu adalah keagungan-Mu, dan keindahan itu adalah keindahan-Mu, dan kekuatan itu adalah kekuatan-Mu, dan perlindungan itu adalah perlindungan-Mu. Ya Allah, jika rizkiku masih di atas langit, maka turunkanlah, jika masih di dalam bumi, maka keluarkanlah, jika masih sukar, maka mudahkanlah, jika (ternyata) haram, maka sucikanlah, jika masih jauh, maka dekatkanlah, Berkat waktu dhuha, keagungan, keindahan, kekuatan dan kekuasaan-Mu, limpahkanlah kepada kami segala yang telah Engkau limpahkan kepada hamba-hambaMU yang sholeh.
Sholat Dhuha memiliki keutamaan, yakni seperti mendapat pahala, pengampunan dosa, dan kemudahan dalam mendapatkan rezeki yang halal dan barokah.
Dikutip dari Tribun Kaltim, sejumlah keutamaan Sholat Dhuha yakni:
1. Sholat orang bertaubat
Shalat Dhuha juga disebut sebagai shalat awwabin, yakni shalatnya orang-orang yang banyak kembali kepada Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:
صلاةُ الأوَّابينَ حين تَرمَضُ الفِصَالُ
“Shalat awwabin adalah ketika anak unta merasakan terik matahari” (HR. Muslim no. 748).