Breaking News:

Sejarah Indonesia

Soekarno Pernah Rahasiakan Hal Ini dari Soeharto saat Terusir dari Istana Presiden, Bawa Benda Ini

Detik-detik pergantian kekuasaan antara Soeharto dan Soekarno merupakan peristiwa bersejarah yang selalu dikenang.

Editor: Andreas Eko Prasetyo
Kolase/Tribunjambi.com
Soekarno kala terusir dari Istana Negara membawa benda ini tanpa diketahui Soeharto 

Soekarno awalnya ragu dan menolak memberi tahu keberadaan Bendera merah putih itu.

bendera merah putih
Ilustrasi Bendera Merah Putih (ist)

Namun, Soekarno kemudian menyadari bahwa Bendera Pusaka merah putih yang dijahit oleh Fatmawati itu bukanlah milik pribadi melainkan sudah menjadi milik bangsa Indonesia.

Soekarno lantas meminta delegasi untuk kembali menemuinya pada 16 Agustus 1967.

Namun saat kembali menemui Soekarno pada 16 Agustus 1967, delegasi itu justru diajak Soekarno kembali ke Jakarta dan mendatangi Monumen Nasional (Monas).

"Ternyata Bung Karno menyimpan Bendera Pustaka di sebuah ruangan bawah tanah di kaki Monumen Nasional," tulis Bondan.

Setelah Bendera Pusaka diserahkan ke Istana, Presiden Soeharto tak langsung percaya bendera tersebut merupakan Bendera Pusaka.

Soeharto lantas memanggil mantan ajudan Presiden Soekarno Husain Mutahar untuk mengecek keaslian bendera tersebut.

Husain Mutahar adalah ajudan Presiden Soekarno yang mengamankan Bendera Pusaka saat Bung Karno dan Bung Hatta ditawan Belanda pada Agresi Militer Belanda ke dua.

Saat itu, Mutahar diperintah oleh Soekarno menjaga Bendera Pusaka.

Baca juga: Edhy Prabowo Buka Borok Kementerian Kelautan Era Susi Pudjiastuti, Begini Kondisi Saat Awal Menjabat

Baca juga: Gempa Terjadi Lagi di Maluku Tengah Malam Ini dengan Magnitudo Lebih Kecil Dibanding Siang

Agar tak disita Belanda, Mutahar sampai membuka jahitan bendara tersebut dan memisahkan warna merah dan putihnya.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved