Breaking News:

Berita Kota Jambi

DPRD Provinsi Jambi Segera Kirim Usulan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur ke Presiden

DPRD berharap agar proses pelantikan bisa cepat dilaksanakan mengingat pentingnya kebijakan yang bisa diambil gubenur definitif.

Penulis: Zulkipli | Editor: Nani Rachmaini
TRIBUNJAMBI/ZULKIFLI AZIS
Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah(DPRD) Provinsi Jambi langsung membuat surat pengumuman hasil penetapan Alharis dan Abdullah Sani sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur Jambi terpilih setelah menggelar rapat paripurna pada Senin (14/6/2021). Surat ini akan dikirimkan kepada Mendagri untuk dilanjutkan pada Presiden melalui Sekneg.

DPRD berharap agar proses pelantikan bisa cepat dilaksanakan mengingat pentingnya kebijakan yang bisa diambil gubenur definitif.

“Harapan kami mungkin besok (14/6) akan kami sampaikan ke Kemendagri dan kita minta Mendagri mempercepat segera pelantikan Gubernur definitif. Artinya setelah Mendagri, Presiden kita minta cepat untuk melantik,” kata Ketua DPRD Provinsi Jambi Edi Purwanto usai paripurna.

Menurut Edi, dengan gubernur definitif banyak yang bisa dibicarakan untuk membangun jambi. Terutama realisasi APBD 2020 agar dipercepat. Ini karena seiring target pertumbuhan ekonomi nasional, karena saat ini masih terkontraksi -074 persen. dan Jambi -0,40 sekian persen.

“Hal ini menjadi perhatian serius kepala daerah kedepan, artinya target tantangan yang harus kita cari formulasi bersama untuk menggerakkan pertumbuhan ekonomi jambi,” jelasnya.

Kemudian, Edi mengatakan terkait program Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) versi gubernur baru nantinya belum bisa dilakukan untuk tahun 2022.

Pasalnya pada pada Februari lalu RPJMD Jambi tuntas habis, dan berhubungan masih adanya Pemungutan Suara Ulang (PSU) sehingga penyusunan awal APBD 2022 harus mempedomani Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RJPD) yang telah dibuat pada 2005 hingga 2025. Dan untuk itu juga sudah dilakukan Rapat Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) serta Musrenbang untuk menyusun APBD 2022.

“Ketika gubernur tak ada maka yang dipakai RPJPD, itu yang jadi lokus utama tentu berkorelasi dengan RPJMN. Untuk ini kita bisa diskusi lebih lanjut dan konsultasi ke Kemendagri jika ada ruang agar visi misi jambi mantap bisa masuk dalam program kerja 2022,” pungkasnya.

Baca juga: VIDEO Al Haris dan Abdullah Sani Tinggal Tunggu Pelantikan Untuk Memimpin Provinsi Jambi

Baca juga: Bupati Tanjung Jabung Barat Menyerahkan Sertifikat RSPO Kepada FPS-MRM dan APBML

Baca juga: BREAKING NEWS Gempa Berkekuatan 4,3 Magnitudo Guncang Merangin Selama 8 Menit Senin Malam Ini

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved