Breaking News:

Kritik Pedagang Soal Sembako Bakal Kena PPN : Lagi Pandemi Udah Susah, Malah Dagangan Tambah Sepi

Wacana pemerintah akan mengenakan tarif PPN untuk sembako dan jasa pendidikan ditentang oleh masyarakat. Hujan kritikan juga mulai dilayangkan warga.

Editor: Rohmayana
ist
Pedagang sembako di Jambi. 

TRIBUNJAMBI.COM, TANGERANG SELATAN - Wacana pemerintah akan mengenakan tarif PPN untuk sembako dan jasa pendidikan ditentang oleh masyarakat.

Hujan kritikan juga mulai dilayangkan masyarakat kepada Menteri Keuangan Sri Mulyani.

Misalnya sejumlah pedagang bahan pokok di Tangerang Selatan, Banten, mengaku tak setuju dengan wacana dikenakannya Pajak Pertambahan Nilai (PPN) terhadap barang kebutuhan pokok atau sembako.

Salah satu pedagang tersebut adalah Inah (52).

Dirinya mengaku menolak rencana tersebut.

Inah takut toko miliknya sepi akan pembeli, jika nantinya pajak dikenakan pada kebutuhan pokok.

Ditambah lagi, kondisi pandemi Covid-19, diakui sangat berdampak terhadap kondisi ekonominya.

"Selama pandemi Covid-19 dagangan sepi.

Apalagi nanti ditambah ada dikenakan pajak, malah tambah sepi," keluh Inah saat ditemui, Minggu (13/6/2021).

Baca juga: Sepekan Pasca Kebakaran di Menteng Tanjabtim, Para Pengungsi Mulai Kekurangan Air Bersih

Baca juga: Rizky Billar Akui Ada Pertengkaran Kecil Jelang Lamaran, Ungkap 3 Hari Tidak Bertemu Lesti Kejora

Dirinya mengaku pasrah apabila Pemerintah benar-benar menerapkan dikenakannya pajak untuk sembako tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved