Femalenial

Syamtika Apresiasi Media Sosial Membantu Generasi Milenial Mandiri

Menggunakan media sosial, tentu saja membantu belajar dengan lebih menyenangkan

Penulis: Ade Setyawati | Editor: Nani Rachmaini
Istimewa
Syantika Widya Sari 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Banyaknya platform media sosial di zaman moderen seperti sekarang ini, tidak bisa di pisahkan dari masyarakat khususnya dikalangan anak milenial.

Melalui media sosial, generasi muda dapat berpartisipasi, berinteraksi, berbagi dan kegiatan lainnya secara virtual, tanpa terkendala dengan jarak, dan banyak hal-hal positif lainnya yang dapat dilakukan.

Menurut Syantika Widya Sari yang kerap di sapa Widya, peran media sosial di kalangan anak Milenial sangat penting sekali, meskipun ada dampak negatif nya, dampak positif nya jauh lebih banyak.

"Media sosial di kalangan anak Milenial penting sekali, dengan media sosial generasi muda dapat mengembangkan potensi yang ada dan juga dapat menggali bakat," jelas Widya.

Selain itu, dengan mengguankan media sosial juga menjadi media pembelajaran, baik bagi kaum milenial maupun bagi orang dewasa dan anak-anak.

Menggunakan media sosial, tentu saja membantu belajar dengan lebih menyenangkan, seperti belajar bahasa Inggris melalui Instagram ataupun YouTube.

"Termasuk aku, aku pribadi juga belajar autodidak dari media sosial, karna di sekolah atau di kampus kan terbatas, jadi memang harus dari diri kita sendiri yg cari tau lagi, dan  alternatif yg paling mudah buat cari tau ya media sosial," tambahnya.

Selain itu, dengan media sosial generasi muda dengan mudah dapat menambah pertemanan dan juga untuk membangun relasi 

Dengan menggunakan media sosial dan relasi yang di dapat, generasi milenial semakin mudah untuk mandiri, seperti membangun bisnis sejak dini, khususnya buat wanita-wanita.

"Dengan membagun relasi dari media sosial, generasi dapat membangun bisnis sejak dini, pemasarannya juga lebih mudah, dan khususnya bagi wanita-wanita, dimana kita hidup di era globalisasi, jangan mau lagi dibilang cuma bisa di dapu, dan menagnggap melek teknologi tidak penting ataupun perempuan tidak perlu sekolah, kita harus patahkan yang hingga saat ini masih berkembang di masyarakat," ucapnya.

"Jika memang tidak bisa atau bingung memulai bisnis, jika ada skill bisa juga dengan bikin tutorial makeup, bikin video masak-masak, kalau bisa nyanyi bisa bikin cover lagu, apapun itu kembangkan, selama itu positif aku percaya hal positif juga akan berdampak positif pula," lanjutnya.

Meskipun banyak hal positif yang di dapat dari penggunaan media sosial, namun juga ada dampak negatifnya dari penyalahgunaan media sosial tersebut.

"Untuk dampak negatif nya pasti ada, tidak sedikit juga anak muda yang kurang bijak dalam menggunakan media sosial, jadi kembali lagi pada diri kita sendiri, apakah kita mau menggenggam dunia melalui media sosial atau justru di tenggelamkan oleh media sosial," tutupnya.

Ia juga mengatakan pesan buat saya diri saya sendiri dan juga buat teman-teman diluarsana, gunakan lah media sosial lebih bijak dan lebih hati-hati lagi, karena apa yang kita lakukan akan berdampak, jika kita membuat sesuatu yang negatif kita juga akan merasakan dampaknya dan begitu pula dengan hal positif.

Biodata

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved