Cewek ABG Jambi Viral Jual Motor NMax Ayah Untuk Temui Pacar di Jakarta Minta Bantuan Driver Ojol
Cewek ABG Jambi yang masih pelajar SMA viral di media sosial karena nekat mau pergi ke Jakarta demi menemui pacar yang dia kenal lewat game Free Fire.
Penulis: Aryo Tondang | Editor: Suang Sitanggang
"Sebelumnya, pembeli ini minta Rp 8,5 juta, si cowok ini marah. Bilang jangan menjual harga segitu," ucapnya.
"Mungkin dari situlah makanya anak saya disuruhnya minta tolong sama ojek online, biar tidak tertipu," katanya.
Saat awal bertemu dengan calon pembeli, IN tidak membawa surat kendaraan tersebut.
Baca juga: Pengakuan Ibunda Cewek ABG Jambi yang Viral Nangis di Bandara, Anaknya Disuruh Pacar Jual Motor NMax
Baca juga: SPG di Bandara Jambi Ini Syok Bertemu Siswi SMA Bawa Uang Rp20 Juta Buat Temui Pacar di Jakarta
Sehingga calon pembeli hanya menawar hanya dengan harga Rp 8,5 juta.
Kemudian, ibunda IN menduga, pria kekasih putrinya itu mengarahkan IN mengambil BPKB dan STNK sepeda motornya yang tersimpan dalam lemari.
"Sudah pasti laki-laki ini yang mengarahkan," terangnya.
Dia menyebut di dalam lemari itu ada BPKB mobil dan sepeda motor.
"Dia bisa tahu mana BPKB motor itu, padahal sebelumnya nggak tahu tentang surat-surat kendaraan," ucapnya.
Ia menduga putri semata wayangnya itu nekat melakukan hal tak terduga itu karena dipengaruhi laki-laki yang menggoda anaknya itu.
Bahkan, ia beranggapan anaknya berada di bawah pengaruh hipnotis laki-laki tersebut.
Sepengetahuan mereka, putrinya sama sekali tak mengerti prosedur penerbangan, termasuk cara mendapat layanan swab Antigen, pembelian tiket, hingga keberangkatan dengan naik pesawat di bandara.
Tidak hanya itu, ia juga mengungkapkan, otak di balik penjualan sepeda motor itu adalah laki-laki tersebut.
"Jadi, yang mempengaruhi anak saya ini adalah laki-laki itu. Dia yang mengatur semua, mulai dari keberangkatan sampai penjualan motor," katanya.
Ia menjelaskan, sepeda motor ditawarkan melalui group jual beli di Media Sosial Facebook.
Setelah menemukan pembeli, laki-laki yang dianggap pacar oleh IN berkomunikasi dengan pembeli melalui telepon, dan nego harga.
"Yang nentuin harganya dia," ungkapnya.