Breaking News:

Berita Kota Jambi

Kejari Jambi Ajukan Kasasi, Sebut Wakil DPRD Tebo yang Divonis Bebas Adalah Aktor Intelektual

ejaksaan Negeri Tebo akan melakukan upaya hukum kasasi atas putusan bebas terhadap Syamsu Rizal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo

Penulis: Dedy Nurdin
Editor: Nani Rachmaini
tribunjambi/hendro herlambang
Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Tebo, menjatuhkan vonis bebas terhadap Wakil ketua DPRD Tebo, Syamsu Rizal 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Kejaksaan Negeri Tebo akan melakukan upaya hukum kasasi atas putusan bebas terhadap Syamsu Rizal, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tebo dalam kasus perusakan hutan.

Pernyataan kasasi ini disampaikan langsung oleh Kajari Tebo, Imran Yusuf saat dikonfirmasi di Gedung Kejaksaan Tinggi Jambi, Rabu (9/6/2021) kemarin.

Imran Yusuf, mengatakan saat ini tim Jaksa Penuntut Umum tengah menyusun memori kasasi yang akan di kirim ke Pengadilan Negeri untuk dimasukkan ke Mahkamah Agung.

Setidaknya ada waktu 14 hari setelah pernyataan kasasi bagi JPU Kejari Tebo untuk menyusun dan merampungkan memori kasasi tersebut.

Dikatakan Imran, pihaknya berpendapat bahwa ada beberapa kekeliruan yang dilakukan majelis hakim dalam menilai fakta persidangan. "Yang paling urgen, penilaian alat bukti yang dilakukan majelis hakim kita berbeda pendapat," kata dia.

"Majelis hakim berpendapat pembuktian alat bukti adalah (hanya) pembuktian alat bukti formil. Sedangkan kita ketahui asasnya untuk persidangan pidana itu adalah pembuktian materil," tambah Imran.

Diungkapkan Imran, pada persidangan putusan majelis hakim mengatakan alat bukti yang diajukan tidak sah. Seperti bukti elektronik atau SMS yang ada di handphone terdakwa. "Itu Terdakwa sendiri yang menyerahkan ke penyidik. Memperlihatkan. Dan Terdaka menyatakan itu benar," kata Imran.

Ada perbedaan sudut pandang yang tegas antara penuntut umum dengan majelis hakim, kata Imran.

Barang bukti yang dianggap tidak sah lainnya adalah rekening koran. Majelis hakim berpedapat, rekening koran bisa didapat harus sezin OJK. Namun menurut Imran, rekening koran itu diserahkan sendiri oleh Terdakwa. "Kalau alat bukti itu dinilai menurut kami sangat tidak yuridis jika dipandang Terdakwa ini tidak melakukan perbuatan," kata Imran.

Pada waktu persidangan, kata Imran, Terdakwa Syamsu Rizal mengakui dia punya lahan di situ (lokasi perkara) sebelumnya. "Kami tidak akan berdebat lebih jauh. Kita akan coba yuridisnya. Dituangkan di memori. Kami harap hakim agung bisa menilainya lebih objektif," kata Imran.

Diungkapkan Imran, Syamsu Rizal merupakan terdakwa ketiga pada perkara lainnya. 2 orang lainnya sudah dinyatakan bersalah. "2 orang itu yang dibiayai, diperintahkan untuk menebang pohon di kawasan hutan. Yang diputus bebas itu yang menikmatinya. Aktor intelektualnya," pungkasnya. (Dedy Nurdin)

Baca juga: Gelandang Timnas Inggris Berjanji Akan Minum Bir untuk Pertama Kalinya Jika Juara Euro 2020

Baca juga: Sutradara Hospital Playlist Tertarik Ajak BTS Jadi Cameo dalam Garapannya

Baca juga: Kapolda Sebut Kabupaten Batanghari Paling Siap Hadapi Pasien Covid-19

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved