Breaking News:

Berita Merangin

Pasien Covid-19 di Merangin Bertambah 14 Kasus, 103 Orang Masih Dirawat

Pandemi Covid-19 di Kabupaten Merangin masih mewabah yang ditandai dengan bertambahnya pasien yang terkonfirmasi positif.

Tribunjambi/darwin
Vaksinasi Lansia di Merangin 

TRIBUNJAMBI.COM, BANGKO - Dari 103 Pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Merangin sebanyak 16 orang diantaranya menjalani isolasi di RSUD Kolonel Abunjani Bangko, sementara sisanya isolasi mandiri.

Pandemi Covid-19 di Kabupaten Merangin masih mewabah yang ditandai dengan bertambahnya pasien yang terkonfirmasi positif.

Berdasarkan rilis tertulis Muhammad Arief, juru bicara Satgas Covid-19 Merangin total pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Merangin per tanggal 9 Juni 2021 sebanyak 618 orang.

Muhammad Arief, menyebutkan dari 618 total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 masih terdapat 103 orang penyembuhan.

Sementara sebanyak 486 orang yang sebelumnya dinyatakan positif sembuh dari pandemi tersebut.

"Total saat ini yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Merangin sebanyak 618 orang, 103 diantaranya saat ini masih proses penyembuhan," tuturnya, Rabu (9/7/2021).

Dia mengungkapkan, pasien meninggal dengan terkonfirmasi positif Covid-19 di Merangin sebanyak 29 orang.

Jumlah itu mengalami penambahan sebanyak 14 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 dari 7 Juni lalu sebanyak 89 orang.

Sementara dari pasien yang proses penyembuhan itu dikatakan Berman Saragih, Direktur RSUD Kolonel Abunjani Bangko mengatakan yang menjalani isolasi di rumah sakit sebanyak 16 orang.

"Terakhir ada penambahan dua orang, sekarang yang menjalani isolasi di rumah sakit jumlahnya 16 orang," katanya.

Pasien yang menjalani isolasi di RS itu dikatakan Afdaie, selaku Kepala Dinas Kesehatan Merangin menyebutkan bagi yang memiliki gejala.

"Yang diisolasi di rumah sakit pasien yang positif dan bergejala. Kalau yang tidak bergejala boleh direkomendasi isolasi mandiri," katanya.

Saat ditanya bagaimana pengawasan bagi yang isolasi mandiri agar tidak kontak dengan warga lainnya, Afdaie mengatakan dilakukan petugas Puskesmas terdekat.

"Pengawasannya dilakukan petugas Puskesmas setempat," ujarnya.

Dia mengimbau masyarakat dalam melakukan aktivitas agar lebih menerapkan protokol kesehatan. Sebab pandemi covid-19 masih mewabah.

Baca juga: Pemprov Jambi Tetapkan Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Bungo 14 Juni 2021

Baca juga: Cara Menghilangkan Stretch Mark di Paha dengan Losion Kaya Vitamin untuk Menjaga Kelembapan Kulit

Baca juga: Delapan Cabang Ormas Bidara di Jambi Sudah Terbentuk

Penulis: Darwin Sijabat
Editor: Rian Aidilfi Afriandi
Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved