Breaking News:

Berita Kota Jambi

Beranda Perempuan Sadari Peran Penting Tokoh Agama Mengedukasi Soal Kekerasan pada Perempuan

Selama beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan terhadap perempuan masih terjadi. Sejak tahun 2015, tercatat 30 korban kekerasan

TRIBUNJAMBI/MAREZA SUTAN
Beranda Perempuan melaksanakan workshop edukasi tokoh agama dan masyarakat mengenai perspektif keberpihakan pada korban. Kegiatan yang diaksanakan di ruang Aula Bappeda Provinsi Jambi tersebut berlangsung pada hari Selasa, (8/6/2021). 

TRIBUNJAMBI.COM, JAMBI - Selama beberapa tahun terakhir, kasus kekerasan terhadap perempuan masih terjadi. Sejak tahun 2015, tercatat 30 korban kekerasan pernah didampingi oleh Beranda Perempuan. Beranda Perempuan bersama Aliansi Save Our Sister aktif melakukan kampaye bersama korban untuk mendesak aparat hukum memberikan akses keadilan hukum bagi korban dan keluarganya.

Direktur Beranda Perempuan, Zubaidah menyebutkan beberapa contoh kasus tersebut. Di antaranya, kasus yang dilajukan seorang guru ngaji yang berujung putusan bebas dari Pengadilan Negeri Jambi. Vonis bebas itu memunculkan respons dari keluarga korban, sampai akhirnya, setelah dua tahun Beranda Perempuan mengantarkan kasus itu ke Mahkamah Agung dan berbuah vonis penjara pada Desember 2020 lalu.

Kekerasan seksual lain terjadi di lingkungan pendidikan. Seperti dugaan kasus pelecehan seksual terhadap lima santri di Kabupaten Tebo, Jambi. Kemudian tahun 2018, ada juga kasus terhadap belasan santri di Tanjung Jabung Barat. Terduga pelaku, berdasarkan keterangan yang didapat, disebut kabur ke Pulau Jawa.

"Komnas perempuan juga mencatat, kasus pelecehan seksual di dunia pendidikan sebesar 18 persen pada tahun 2020," kata Zubaidah, Rabu (9/6/2021).

Dia menyampaikan, kasus-kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak di Jambi belum banyak dibicarakan di ruang keagamaan.

Tokoh agama dan tokoh masyarakat di Provinsi Jambi memiliki posisi strategis untuk mendukung upaya pencegahan dan penanganan kasus kekerasan seksual.

"Bukan hanya mengedukasi umat, namun juga memiliki peran yang penting sebagai pendakwah yang berperan sebagai pemberi penguatan pada korban," jelas Zubaidah.

Mengingat pentingnya hal tersebut, Beranda Perempuan melaksanakan workshop edukasi tokoh agama dan masyarakat mengenai perspektif keberpihakan pada korban.

Kegiatan yang diaksanakan di ruang Aula Bappeda Provinsi Jambi tersebut berlangsung pada hari Selasa, (8/6). Bertajuk 'Peran Tokoh Agama dalam Upaya Pencegahan dan Penanggulangan Kekerasan Seksual' acara ini menghadirkan berbagai perwakilan dari organisasi keagamaan, sosial, akademisi, kepemudaan, pemerintah, para korban serta penggiat perempuan.

“Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama para relawan, berkaca pada kasus yang ditangani oleh beranda, kita melihat bahwa tokoh agama atau tokoh masyarakat juga sangat berpengaruh terhadap penanggulangan kasus yang ada. Karena bukan hanya pelaku, nilai-nilai religi juga perlu diberikan pada korban. Hal ini juga wujud komitmen kami dalam rangka mengupayakan perlindungan pada korban berbasis komunitas," pungkasnya.

Baca juga: Sekda Tanjabbar Sebut Ada Temuan dalam Realisasi Anggaran Covid-19

Baca juga: Pantau Titik Api Melalui Asap Digital, Batanghari Bersinergi Dirikan Posko Karhutla di Mapolres

Baca juga: Lihat Keindahan Surga Tersembunyi di Kerinci, di Danau Gunung Tujuh Memancing Hingga Berenang

Penulis: Mareza Sutan AJ
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved