Breaking News:

Berita Kota Jambi

Tiga Warga Petaling Tersangka Illegal Logging Terancam 5 Tahun Penjara dan Denda Rp 5,2 Miliar

Tidak hanya itu, sebanyak 41 personel gabungan, disiagakan untuk melakukan patroli rutin, di pos terpadu

Tribunjambi/Aryo Tondang
Dirreskrimsus Polda Jambi, Kombes Pol Sigit Dany Setiyono saat press rilis kasus Illegal Logging 

TRIBUNJAMBI.COM,JAMBI- Tiga tersangka Ilegal Loging, yakni Latif (42), Madin (25) dan Lin (27) yang ditangkap di kawasan hutan, di wilayah Konsesi HPH, PT PDIW, Petaling, Sungai Gelam, Muaro Jambi, Rabu (2/6/2021) lalu terancam 5 tahun penjara, dan denda maksimal Rp 5,2 miliar.

Ketiganya dijerat dengan pasal 37 angka 12, Undang-undang nomor 11 Tahun 2020 tentang cipta kerja perubahan atas pasal 82 undang-undang nomor 18 Tahun 2013, tentang pencegahan dan pemberantasan dan pengerusakan hutan.

Terlibat Aktifitas Ilegal Loging, Tiga Warga Petaling di Tangkap Polda Jambi dan Tim Gabungan di Tengah Hutan

Seperti diketahui, tiga orang warga Desa Sama Rasa, Sungai Gelam, Muaro Jambi, pelaku Ilegal Loging, diringkus tim gabungan TNI-Polri, Gakkum LHK, Dinas Kehutanan, Rabu (2/6/2021) lalu.

Sigit menjelaskan, ketiganya memang mengandalkan aktifitas Ilegal Driling, sebagi penghasilan utama sehari-hari.

Penyidikan sementara, katanya, para pelaku sudah berulangkali menjalankan kegiatan yang melanggar hukum tersebut.

"Ini untuk pertama kali mereka ditangkap, namun, sebelumnya mereka sudah sering melakukan kegiatan ini," kata Sigit.

Dari ketiga pelaku, petugas turut mengamankan sejumlah barang bukti, berupa, satu unit mesin pemotong kayu.

"Untuk kayu yang kita amankan ada 5 kubik, mulai dari kayu Rimba Campuran, dan Meranti," bilangnya.

Sigit menjelaskan, aktifitas Ilegal Loging, merupakan faktor utama penyebab kebakaran hutan dan lahan.

Sehingga, sejak awal Tahun 2021, Polda Jambi, bersama Stakeholders (pemangku kepentingan), menggelar patroli skala besar, pencegahan Karhutla, termasuk diantaranya penindakan pelaku Ilegal Loging.

Tidak hanya itu, sebanyak 41 personel gabungan, disiagakan untuk melakukan patroli rutin, di pos terpadu karhutla, yang didirikan Satgas Karhutla Provinsi Jambi.

Hal serupa juga turut diungkapkan oleh Kapolres Muaro Jambi, AKBP Ardiyanto, saat ini, Pos di perbatasan Jambi-Sumatera Selatan telah diaktifkan.

Ia juga mengapresiasi tim gabungan, yang berhasil meringkus pelaku Ilegal Loging tersebut.

"Memang manusia menjadi penyebab utama terjadinya Karhutla, ya khususnya aktifitas Ilelgal Loging ini, jadi kita harus tindak semua ini," kata Ardiyanto.

Baca juga: Pemprov Jambi Masih Bingung Menarik Pajak Air Permukaan Dari Perusahaan

Baca juga: 21 Warga Kota Sungaipenuh Terkonfirmasi Covid-19, 14 di Antaranya Pegawai Bank BRI Unit Muradi

Baca juga: 820 Orang Positif Corona, Satgas Covid-19 Tanjabbar Sebut Akan Bertambah 20 Orang Lagi Hari Ini

Penulis: Aryo Tondang
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved