Berita Internasional

Junta Myanmar Makin Terdesak, ASEAN Minta Militer Negara Itu Bebaskan Semua Tahanan Politiknya

Bahkan utusan PBB kembali mendesak junta Myanmar untuk membebaskan seluruh tahanan politik dan segera bergabung dalam pembahasan

Editor: Andreas Eko Prasetyo
kolase/tribunjambi.com
Unjukrasa di Myanmar antara warga sipil melawan junta militernya 

China, bersama Rusia, sejauh ini jadi dua negara yang berdiri bersama junta militer Myanmar.

Dua negara dengan hak veto di PBB ini pun juga yang menolak memberikan label "kudeta" pada krisis politik di Myanmar.

Oleh sebab itu, pernyataan dari Dewan Keamanan PBB sejauh ini dianggap kurang tegas karena hanya berisi keprihatinaan dan permintaan agar tingkat kekerasan di Myanmar dikurangi, tanpa adanya kecaman terhadap perilaku militer.

Baca juga: Joni Ismed, Anggota DPRD Kota Jambi Ini Dapat Ratusan Usulan Reses dari Masyarakat di Dapilnya

Baca juga: M Fadhil Arief Bakal Nakhodai DPW PPP Jambi, Ditargetkan Kursi pada Pemilu 2024 Mendatang

Baca juga: Waspadai Makanan yang Berdampak Buruk pada Hati, Makanan Kemasan hingga Nasi Putih

Berita lainnya seputar Myanmar

SUMBER: KONTAN

Sumber: Kontan
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved