Breaking News:

Berita Kerinci

Kasus Galian C di Kerinci Penyidik Sudah Panggil Beberapa Saksi

Beberapa waktu lalu Mabes Polri ke Kabupaten Kerinci terkait adanya laporan mengenai galian C. Menindaklanjuti hal itu Satreskrim Polres Kerinci

TRIBUNJAMBI/HENDRI DEDE
Ilustrasi. Galian C di kerinci 

TRIBUNJAMBI.COM, KERINCI - Beberapa waktu lalu Mabes Polri ke Kabupaten Kerinci terkait adanya laporan mengenai galian C. Menindaklanjuti hal itu Satreskrim Polres Kerinci melakukan penyelidikan dengan turun kelapangan.

Saat turun kelapangan beberapa waktu lalu itu, penyidik Polres Kerinci melakukan penyegelan dan garis polisi di lokasi galian C. Ada lima galian C yang dilakukan policeline.

Galian C yang dipoliceline tersebut pada umumnya terdapat di Desa Lubuk Nagodang, Kecamatan Gunung Kerinci, Kabupaten Kerinci.

Toni salah seorang tokoh muda Kerinci, meminta keseriusan dari pihak Polres Kerinci dan Polda Jambi menanggani galian C ilegal yang ada di Kabupaten Kerinci ini.

"Jika tim dari Mabes Polri sudah turun, itu tandanya mereka serius menindaklanjuti laporan masyarakat kerinci, kita minta pihak polres dan polda jambi benar - benar serius dalam hal ini," katanya.

Maraknya galian C di kabupaten kerinci membuat lingkungan yang ada disekitar galian C terdampak seperti air sungai Batang Merao, banjir bandang di Siulak Deras dan juga longsor dilokasi galian C.

"Dampak lingkungan akibat galian C ini sudah terbukti seperti banjir bandang dan air sungai Batang Merao yang sudah keruh membuat masyarakat yang berada di aliran sungai tidak bisa memfaatkan air sungai," sebutnya.

Penutupan sejumlah galian C ilegal ini juga mendapat dukungan dari masyarakat. Mereka meminta agar jangan sekedar ditutup dan memasang garis polisi.

"Kita sangat mendukung apa yang dilakukan Polres Kerinci dengan menutup galian C tanpa izin, tapi kami juga meminta yang memiliki izin juga harus dievaluasi karena ada kabar Amdal dua usaha galian C berizin juga bermasalah, kita minta dievaluasi juga yang berizin," kata Ali, salah satu warga.

Kasat Reskrim Polres Kerinci, Iptu Edi Mardi dikonfirmasi terkait kelanjutan kasus Galian C ilegal ini mengatakan kasus ini masih berlanjut dan dalam penyelidikan.

"Masih dalam sidik," kata Edi Mardi.

Ditanya sudah berapa saksi yang dipanggil untuk dimintai keterangan, Kasat Reskrim menyebutkan untuk saksi yang di panggil dimintai keterangan sudah banyak.

"Sudah banyak saksi yang telah dimintai keterangan," pungkasnya.(*)

Baca juga: Aksi Cepat Pencuri Kotak Amal di Talang Bakung Terekam CCTV, Warga Sebut Pelaku Sudah Ahli

Baca juga: Kelompok Teroris KKB Papua Lekagak Telenggen Makin Beringas, Bakar Fasilitas Bandara Aminggaru Papua

Baca juga: Sejak Awal Vaksinasi Masyarakat, Puskesmas Muarojambi Belum Terima Laporan Dampak Serius

Penulis: Herupitra
Editor: Nani Rachmaini
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved