Breaking News:

Berita Bungo

Kasus Pengeroyokan Wartawan di Bungo, PWB Bakal Kawal Hingga ke Persidangan

Kapolres Bungo AKBP M Lutfi meyebut jika hingga saat ini sudah 8 orang termasuk kedua korban sudah diperiksa. Dari 8 orang itu, 6 orang diantaranya ad

Penulis: Muzakkir | Editor: Rian Aidilfi Afriandi
ist
Kasus Pengeroyokan Wartawan di Bungo, PWB Bakal Kawal Hingga ke Persidangan 

TRIBUNJAMBI.COM, BUNGO - Kasus pengeroyokan wartawan di Bungo terus bergulir. Polres Bungo terus melakukan pengembangan.

Kapolres Bungo AKBP M Lutfi meyebut jika hingga saat ini sudah 8 orang termasuk kedua korban sudah diperiksa. Dari 8 orang itu, 6 orang diantaranya adalah petugas SPBU itu sendiri.

"Dalam waktu dekat ini akan ada tersangka," kata Lutfi Kamis (3/6/2021).

Dikatakan Lutfi, kasus ini merupakan atensi dari Kapolda Jambi, dimana Polresta Bungo diminta untuk serius menangani kasus tersebut.

Berdesus kabar jika kasus ini sudah selesai. Managem SPBU sudah mendatangi korban. Disisi lain, juga berhembus kabar jika korban diintimidasi oleh orang tak dikenal. Orang-orang tersebut datang kerumah dan memoto rumah korban.

Menanggapi hal itu, Ketua Persatuan Wartawan Bungo (PWB) Azroni menyebut jika hingga saat ini dirinya belum mendapatkan kepastian terkait perdamaian tersebut.

"Saya sudah menanyakan ke Kasat Reskrim jika hingga saat ini belum ada perdamaian," kata Azroni.

Meski demikian, Azroni menyebut jika PWB dan beberapa organisasi pers yang ada di Bungo untuk terus mengawal kasus ini hingga ke persidangan.

"Perdamaian tidak menghilangkan atau menggugurkan proses hukum. Perdamaian hanya sebagai pertimbangan bagi hakim untuk memutuskan perkara tersebut," ungkapnya.

Menurut dia, kasus ini akan menjadi pembelajaran agar tidak ada lagi kasus serupa dikemudian hari. Pers harus merdeka, dan wartawan yang berkerja dilapangan dilindungi undang-undang.

Disisi lain, kata Azroni, pihaknya juga meminta kepada pihak Pertamina untuk mengevaluasi SPBU tersebut, karena SPBU tersebut terindikasi hanya melayani pelangsir saja.

"Kita minta Pertamina stop pendistribusian BBM ke SPBU itu," imbuhnya.

Baca juga: Vaksinasi Massal di Tanjabbar, Babinsa dan Bhabinkamtibmas Dilibatkan untuk Jemput Lansia

Baca juga: Daftar Formasi Rekrutmen CPNS 2021 untuk Lulusan SMA/SMK Sederajat

Baca juga: Jadwal Perekrutan CPNS dan PPPK Non Guru di Tebo Masih Belum Jelas, Ini Sebabnya

Sumber: Tribun Jambi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved